BRI Super League: PSIM dan Gaya Jean-Paul van Gastel yang Hemat Pergantian Pemain

Van Gastel dikenal cukup hemat dalam menggunakan kuota pergantian pemain saat menukangi PSIM. Pelatih asal Belanda itu tidak selalu melakukan banyak perubahan dalam pertandingan karena pergantian pemain yang dilakukannya lebih bersifat situasional.

Ia selalu mempertimbangkan kondisi pertandingan serta kebutuhan tim sebelum mengambil keputusan. Hal itu kembali terlihat saat PSIM bersua Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Van Gastel tetap mempertahankan mayoritas pemain yang tampil sejak menit awal meskipun timnya harus bermain dengan 10 orang.

Menurutnya, para pemain masih mampu menjalankan tugas dengan baik sehingga ia tidak melihat alasan untuk melakukan banyak pergantian. “Kami bertahan dengan sangat baik. Saya pikir tidak perlu melakukan pergantian pemain. Hanya Savio yang kram, jadi kami harus menggantikannya. Pemain lainnya dalam kondisi fit dan bermain dengan baik,” ujar Van Gastel.

Mantan pelatih NAC Breda tersebut baru melakukan perubahan besar setelah Laskar Mataram kebobolan. Empat pemain sekaligus dimasukkan pada menit ke-85 untuk menambah tenaga di lini permainan. M. Iqbal, Raka Cahyana, Mauro Caballero, dan Marvin Loria masuk menggantikan Riyatno Abiyoso, Rio Hardiawan, Ezequiel Vidal, serta Ze Valente.

Sebelumnya, Van Gastel menarik gelandang Savio Sheva pada menit ke-72 karena mengalami kram. Posisinya kemudian digantikan oleh Ahmad Agung Setia Budi. Keputusan tersebut menunjukkan bagaimana Van Gastel menyesuaikan pergantian pemain dengan situasi pertandingan. Ketika skor masih imbang, ia memilih untuk tidak mengubah susunan pemain.

“Ketika kebobolan, Anda harus mencoba mencetak gol. Itulah mengapa kami memasukkan tenaga baru. Jika kami tidak kebobolan, kami seharusnya menyelesaikan laga dengan pemain yang memulai sejak awal, kecuali Savio,” katanya.

Di sisi lain, PSIM belum mampu memetik kemenangan dalam dua partai awal BRI Super League 2026/2027. Laskar Mataram sejauh ini baru mengoleksi satu angka. Setelah bermain imbang 1-1 kontra Persita Tangerang pada pekan pertama, Franco Ramos dkk. menelan kekalahan 0-1 di kandang Persebaya pada Minggu (13/9/2026).

Hasil tersebut membuat Tim Naga Jawa berada di posisi ke-12 klasemen sementara dengan jumlah poin yang sama dengan PSM Makassar dan Garudayaksa FC. PSIM memiliki kesempatan untuk memburu kemenangan perdana pada pekan ketiga saat menantang Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (18/9/2026).

Namun, misi tersebut tidak akan mudah. Madura United sedang berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun, yakni 2-0 atas Persijap Jepara dan 3-1 atas PSS Sleman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *