Warga Kalimantan Tengah sebentar lagi akan menyaksikan tim kesayangan mereka, Isenmulang FC, bermain di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya. Sejak BRI Super League 2026/2027 digulirkan pada 4 September lalu, Isenmulang FC terpaksa berkandang sementara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berstatus sebagai tim musafir tentu sangat merugikan, terlebih bagi tim promosi seperti Isenmulang FC. Bermain di kandang sendiri dan disaksikan oleh pendukung setia merupakan kebanggaan setiap tim, apalagi di kompetisi seketat BRI Super League.
Kondisi yang di luar dugaan ini sedikit banyak berdampak pada internal tim besutan Mundari Karya. Pada laga pertama saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Isenmulang FC harus menelan kekalahan telak empat gol tanpa balas.
Nasib apes juga menimpa tim berjuluk Laskar Tambun Bungai tersebut saat menjamu Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada pekan kedua. Laga kandang rasa tandang itu berakhir getir setelah Makan Konate dkk. menyerah dengan skor 1-4.
Dua kekalahan beruntun membuat Isenmulang FC terdampar di dasar klasemen sementara tanpa torehan satu poin pun. Selanjutnya, tim yang musim lalu bernama Adhyaksa FC itu akan kembali mengarungi pertandingan yang tak kalah berat, yakni menantang Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Sabtu (19-9-2026).
Laga tersebut diprediksi tidak mudah mengingat Bhayangkara FC sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi. Mereka menyusul dua laga terakhir tanpa kekalahan, yakni bermain imbang 1-1 kontra Persebaya Surabaya dan 2-2 saat melawan Dewa United.
Kerinduan warga Kalimantan Tengah untuk menyaksikan langsung aksi Ardi Ramdani dkk. di kampung halaman sendiri kini tinggal menunggu waktu. Jika tidak ada aral melintang, Isenmulang FC diharapkan sudah bisa menjamu tamu mereka di Stadion Tuah Pahoe setelah jeda FIFA Matchday.
“Ditargetkan setelah masa FIFA Matchday selesai dan menunggu kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” kata Azis Arriadh, Direktur Media Isenmulang FC, kepada Bola.com, Kamis (17-9-2026).
FIFA Matchday yang melibatkan Timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 rencananya akan digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. “Setelah FIFA Matchday, kami usahakan bermain di kandang,” ujar Azis Arriadh.
Kendati ditargetkan usai jeda internasional, kepastian bermain di Stadion Tuah Pahoe juga bergantung pada kondisi asap. “Intinya, sambil melihat perkembangan kondisi kabut asap dari karhutla,” imbuh Azis Arriadh.
Azis Arriadh memastikan, di luar kendala kabut dan asap, stadion yang terletak di Kota Palangka Raya tersebut sudah 100 persen siap menggelar laga kandang. “Untuk stadion dan kondisi lapangan sudah sangat siap,” ujar Azis Arriadh.
Jika berjalan sesuai rencana, Isenmulang FC akan memulai pertandingan kandang pada 9 Oktober melawan Persebaya Surabaya. Sembari menanti aksi tim kesayangan di Stadion Tuah Pahoe, para fans setia terus memompa semangat tempur para pemain.
Laga kandang nanti diharapkan akan disemuti suporter dengan harapan Mundari Karya dan pasukannya mampu meraih kemenangan guna menjaga asa tetap eksis di kasta teratas.
