Laga sengit akan tersaji di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (18/9/2026). Arema akan menjamu Persik dalam lanjutan pekan ketiga. Seperti biasa, laga bertitel Derbi Jatim ini selalu menjadi ajang pertaruhan gengsi.
Kedua tim sama-sama tidak ingin mengecewakan suporter mereka, terutama Arema yang kini bertindak sebagai tuan rumah. Dalam beberapa laga terakhir melawan Persik di Stadion Kanjuruhan, tim berjuluk Singo Edan ini seakan merasa lebih terbebani.
Sejak kembali bermain di Malang pasca-Tragedi Kanjuruhan, Arema telah dua kali menjamu Persik. Hasilnya, kekalahan telak 0-3 didapat pada musim 2024/2025, sedangkan pada musim 2025/2026, Singo Edan berhasil menang tipis 2-1.
Kemenangan tersebut diraih dengan susah payah karena mereka baru mencetak dua gol kemenangan pada 10 menit menjelang laga berakhir. Hal ini menjadi bukti bahwa Persik bukan tim yang mudah ditaklukkan Arema, meskipun bermain di kandang sendiri.
Namun, pelatih Arema, Marcos Santos, tetap menaruh kepercayaan pada anak asuhnya. Apalagi saat ini Singo Edan sedang berada dalam tren positif setelah mengantongi empat poin dari dua pertandingan pertama.
“Ini pertandingan yang penting. Semua tahu itu, tidak ada yang mudah dalam pertandingan derbi. Apalagi kami punya waktu yang singkat untuk persiapan setelah laga tandang dari Makassar. Namun, pemain sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini,” kata Marcos Santos.
Dalam duel ini, Arema tidak akan melakukan banyak perubahan pemain. Marcos masih memercayakan kerangka tim yang ada untuk menghadapi pertandingan ini.
Kendati memiliki striker baru asal Nigeria, Samuel Otusanya, Marcos menilai sang pemain masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi sekaligus memulihkan kondisi fisiknya.
“Dia (Samuel) baru bergabung dengan tim. Dia belum memiliki ritme pertandingan, dan sekarang harus mempersiapkan diri untuk mencapai kondisi terbaik,” jelas pelatih asal Brasil tersebut.
Pada pertandingan ini, Arema tidak dapat menurunkan dua striker asingnya. Selain Samuel Otusanya yang membutuhkan waktu untuk menemukan performa terbaiknya, Gustavo Henrique juga belum bisa diturunkan.
Top scorer Piala Presiden 2026 itu masih memerlukan waktu untuk memulihkan cedera otot paha. “Cedera Gustavo cukup serius, jadi butuh waktu lagi untuk pemulihannya. Namun, dokter tim dan fisioterapis sudah melakukan tugasnya,” ungkap Marcos.
Dengan kondisi tersebut, Arema hanya memiliki satu striker murni, yaitu Mauro Zijlstra. Akan tetapi, Arema tidak merasa khawatir karena mereka sangat percaya diri dengan skema permainan yang diperlihatkan dalam dua laga sebelumnya.
Singo Edan terbukti mampu bermain apik tanpa striker murni. Buktinya, saat ini Arema menjadi tim tersubur dengan torehan tujuh gol dalam dua pertandingan.
Sebaran golnya pun merata, mulai dari pemain belakang, tengah, hingga depan. Meski begitu, Marcos tetap mewaspadai kekuatan Persik yang ia nilai tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Persik tim bagus. Mereka punya transisi permainan yang cepat. Ball possession-nya juga bagus. Tim ini sudah dibentuk sejak musim lalu, termasuk pelatih dan mayoritas pemainnya. Jadi, kami harus sangat berhati-hati,” ujar Marcos.
Sementara itu, kubu Persik datang ke Malang dengan motivasi tinggi. Pada sesi latihan terakhir di Kediri, Rabu (16/9/2026), mereka didatangi suporter, Persikmania, untuk memberikan semangat.
Hal tersebut telah menjadi tradisi ketika Persik hendak menjalani laga Derbi Jatim, terutama saat melawan Arema. Pelatih Persik, Marcos Reina, mengaku senang dengan dukungan tersebut.
“Menyenangkan melihat fans memberikan dukungan. Mereka menjadi penyemangat kami, dan kami bermain untuk mereka. Ini menjadi semangat tambahan untuk mencoba memenangkan pertandingan melawan Arema,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Saat ini, mental pemain Persik sedang dalam kondisi bagus setelah pekan lalu berhasil meraih poin penuh dari markas Garudayaksa FC. Striker asal Spanyol, Jose Enrique, sukses memborong dua gol kemenangan Persik.
Hal inilah yang membuat Jose akan mendapat perhatian khusus dari lini belakang Arema. Selain itu, terdapat nama-nama seperti Ezra Walian, M. Khanafi, Bayu Otto, dan Zanadin Fariz yang menjadi senjata di barisan pemain lokal.
Arema
Adi Satryo (kiper); Achmad Maulana, Walisson Maia, Diego Landis, Ahmad Alfarizi (belakang); Betinho Filho, Raianderson Careca, Matheus Blade (tengah); Gabriel Silva, Gustavo Franca, Marcos Vinicius (depan)
Pelatih: Marcos Santos.
Persik
Andhika Ramadhani (kiper); Maracelo Djalo, Park Jun-heong, Kiko Carneiro (belakang); Ernesto Gomez, Bayu Otto, Zanadin Fariz, Imanol Garcia, Althaf Indie (tengah); Jose Enrique, Eduardo Barbosa (depan)
Pelatih: Marcos Reina.
Jumat, 18 September 2026
Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
Kick Off 15.30 WIB
Prediksi Bola.com: 55: 45
