Mario Lemos menegaskan kesiapan anak asuhnya menjelang laga penuh tantangan pada pekan ketiga. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, pada Minggu (20/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Menjelang duel tersebut, Mario Lemos sudah siap menyambut tantangan baru sebagai pelatih kepala. Sebelumnya, pada awal musim ini, ia sempat bertugas sebagai Direktur Teknik.
Tugas sebagai pelatih kepala ini bukanlah hal baru bagi juru taktik asal Portugal tersebut. Ia pernah mengasuh Laskar Kalinyamat sejak musim lalu, sehingga tidak perlu banyak beradaptasi dalam menjalankan peran tersebut.
“Ya, persiapan berjalan baik. Tentu saja sekarang kami melakukan sedikit perubahan dengan mengubah posisi saya dari direktur teknis menjadi pelatih kepala. Saya merasa seperti di rumah sendiri,” kata Mario dalam konferensi pers, Sabtu (19/9/2026).
“Anda tahu saya sudah berada di sini selama satu musim, dan ini adalah musim kedua saya di klub ini. Saya merasa nyaman serta sangat mudah untuk kembali menyiapkan tim. Saya mengenal sebagian besar pemain dan siap untuk bermain besok,” imbuhnya.
Salah satu tantangan utamanya adalah tugas pertama Mario yang langsung dihadapkan pada duel melawan Persib Bandung. Ia tidak menampik bahwa Pangeran Biru merupakan lawan yang sulit, mengingat status mereka sebagai peraih tiga gelar kompetisi secara beruntun.
Tidak hanya itu, Persib juga merekrut pemain-pemain asing berkualitas, termasuk Mariano Peralta yang musim lalu bersinar bersama Borneo FC. Kemenangan Maung Bandung atas FC Seoul di ACL2 pekan ini juga diyakini menambah motivasi para pemainnya.
“Menurut saya, Persib Bandung menjadi lebih kuat daripada musim lalu. Mereka mempertahankan sebagian besar pemain, merekrut Peralta, dan juga merekrut striker baru,” kata Mario.
“Saya pikir mereka memiliki pengalaman memenangkan liga selama tiga tahun berturut-turut. Mereka juga baru saja menang di Korea Selatan, yang akan memberi mereka tambahan kepercayaan diri,” lanjutnya.
Meskipun demikian, Mario tidak ingin anak asuhnya merasa minder dengan kekuatan Persib Bandung. Laskar Kalinyamat diminta fokus menjalankan taktik yang sudah disiapkan dan harus percaya diri karena bermain di kandang sendiri.
“Namun, di Jepara kami harus memainkan gaya kami dan menghormati Persib Bandung. Kami harus memainkan gaya sepak bola kami, sepak bola Persijap. Hormati mereka, tetapi mainkan sepak bola kita,” katanya.
Saat ini, kondisi skuad Persijap juga masih cukup lengkap, terlepas dari absennya Sendri Johansyah yang terkena kartu merah pada laga sebelumnya. Selain itu, pemain asing terbaru asal Montenegro, Vazco Kalezic, diharapkan sudah bisa dimainkan untuk mengukir debutnya.
“Sendri, si penjaga gawang, terkena kartu merah. Untuk cedera tidak ada, semua siap bermain besok. Sendri tentu saja absen satu atau dua pertandingan tergantung keputusannya, tetapi pemain yang tersisa semuanya bugar,” katanya.
“Vazco sudah siap. Saya rasa dia tiba minggu lalu, tetapi dia tidak ikut ke pertandingan melawan Borneo FC. Pada pertandingan ini, dia akan menjadi opsi dan semoga dia bisa bermain,” lanjut Mario Lemos.
