Timnas Malaysia telah memilih 23 pemain terbaik untuk bertarung pada ajang yang digelar di Indonesia pada 25 September–5 Oktober. Dari daftar nama tersebut, pengamat sepak bola asal Malaysia, Raja Isa Raja Akram Shah, menilai pelatih Tan Cheng Ho cukup cermat dalam memilih pemain.
“Kedalaman Timnas Malaysia bagus. Tan Cheng Ho ingin punya tim kuat dan seimbang. Karena FIFA ASEAN Cup 2026 menggunakan sistem turnamen, dia harus punya pemain yang siap tampil dalam jadwal padat. Saya pikir ini skuad yang mampu menyulitkan Timnas Indonesia, Singapura, dan Bangladesh. Minimal Malaysia jadi runner-up Grup A,” kata Raja Isa, Sabtu (19/9/2026).
FIFA ASEAN Cup edisi perdana ini dibagi menjadi dua grup. Selain Grup A, terdapat Grup B yang dihuni oleh Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Mengingat agenda ini masuk dalam kalender FIFA Matchday sehingga setiap pertandingan menentukan poin peringkat negara, Malaysia juga harus memiliki tim yang tangguh.
Raja Isa juga mengamati bahwa hanya posisi penjaga gawang yang tidak diperkuat oleh pemain naturalisasi. “Tapi tiga kiper domestik ini punya pengalaman bermain di Liga Malaysia. Jadi, saya kira mereka kiper yang ideal,” ucapnya.
Tan Cheng Ho mengombinasikan pemain terbaik dari liga domestik dan *abroad*. “Skuad ini gabungan pemain Liga Malaysia dan liga luar negeri. Jadi, tidak ada alasan bagi semua pemain yang dibawa ke Indonesia ini merasa baru bergabung dengan Timnas Malaysia,” ujarnya.
Raja Isa juga memberikan apresiasi kepada Tan Cheng Ho yang memanggil pemain bertahan mumpuni sebagai filter untuk mengurangi ancaman ke gawang. “Tan Cheng Ho pintar. Dia memasukkan banyak bek dari klub Johor Darul Ta’zim. Tentunya *chemistry* mereka sudah terbentuk. Di belakang juga ada Dion Cool dan Quentin Cheng. Saya kira ini pertahanan terkuat yang dimiliki Malaysia sepanjang tahun terakhir,” jelasnya.
Terkait lini tengah, Raja Isa tidak khawatir meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak dibandingkan sektor belakang dan depan. “Tan Cheng Ho pasti sudah punya rencana matang. Lini tengah memang tidak banyak. Tapi dia memiliki pemain belakang dan depan yang bisa mengisi tengah saat dibutuhkan. Jadi, saya kira keseimbangan sektor tengah masih akan terjaga,” ulasnya.
Di sektor serang, Malaysia memiliki tujuh pemain. Di mata Raja Isa, semuanya memiliki kelebihan yang dapat saling bahu-membahu dalam permainan. “Arief Aiman, Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Romel Morales dari Johor Darul Ta’zim. Ini klub elite Malaysia yang beberapa musim terakhir tampil di AFC Champions Elite. Ada Faizal Halim juga Sergio Aguero. Dan, saya salut dengan bintang muda, Pavithran Gunalan,” tuturnya.
Mantan pelatih PSM dan Persipura ini yakin Malaysia tidak hanya bisa menyulitkan Timnas Indonesia, tetapi juga mampu bersaing dengan Singapura dan Bangladesh di ajang ini. “Saya kira kekuatan Malaysia ini tidak bisa diremehkan. Timnas Indonesia sebagai tuan rumah jangan terlalu optimistis. Begitu pula Singapura. Di Timnas Malaysia ada sebelas pemain Johor Darul Ta’zim yang tampil di level tertinggi antarklub Asia. Klub ini juga melakukan pramusim di Malaysia dan Eropa melawan tim-tim kuat,” pungkasnya.
