Statistik Timnas Indonesia saat Lumpuhkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Akurasi Buruk, Set Piece Tak Maksimal

Keberhasilan melumpuhkan perlawanan Timnas Singapura pada pertandingan perdana Grup A menghasilkan sejumlah catatan statistik yang menarik. Dalam duel yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (25/9/2026) malam WIB, Timnas Indonesia yang bermain di hadapan pendukung sendiri berhasil menang dengan skor 2-0.

Dua gol kemenangan skuad Merah Putih pada laga ini dicetak oleh Ragnar Oratmangoen (13’) dan eksekusi penalti Ole Romeny (73’). Tim lawan memang kesulitan, terutama setelah Safuwan Baharudin mendapatkan kartu merah.

Meskipun menang, terdapat beberapa catatan statistik yang wajib diperbaiki, mulai dari aspek pelanggaran hingga akurasi tembakan. Berikut adalah ulasannya.

Sejak awal pertandingan, Timnas Indonesia tampil cukup dominan dalam menguasai permainan. Skuad Merah Putih mampu menjaga arah permainan, meskipun dalam beberapa momen mereka kesulitan membedah pertahanan lawan.

Di laga ini, anak asuh John Herdman tercatat menguasai 57% penguasaan bola. Sementara itu, Singapura yang bermain menunggu sepanjang pertandingan hanya mencatatkan 43%.

Selain mendominasi jalannya pertandingan, Timnas Indonesia juga mampu menghasilkan lebih banyak peluang ketimbang Singapura. Sepanjang laga, skuad Garuda tercatat melepaskan 11 tembakan, sedangkan Singapura hanya mampu menciptakan tiga tembakan.

Namun, akurasi tembakan Timnas Indonesia tergolong buruk. Dari seluruh sepakan tersebut, hanya dua yang tepat sasaran, sehingga persentase akurasinya tidak mencapai 20%. Di sisi lain, meskipun minim ancaman, persentase akurasi tembakan The Lions mampu mencapai 33,33%.

Catatan lain yang juga memperlihatkan rapor merah Timnas Indonesia tersaji dalam aspek set-piece. Anak asuh John Herdman gagal memaksimalkan skema bola mati yang melimpah sepanjang pertandingan.

Timnas Indonesia berhasil menghasilkan 11 tendangan sudut, sementara The Lions sama sekali tidak mendapatkan sepak pojok. Adapun dari segi tendangan bebas, Singapura mencatatkan 19 kali free kicks, sedangkan skuad Garuda mendapatkan 10 momen tendangan mati. Namun, tidak ada satu pun upaya tersebut yang bisa menghasilkan gol.

Timnas Indonesia juga tercatat banyak melakukan pelanggaran dalam laga ini. Sepanjang pertandingan, Kevin Diks dan kawan-kawan melakukan 16 fouls, sedangkan Singapura melakukan 10 pelanggaran.

Dari situasi tersebut, Timnas Indonesia mendapatkan satu kartu kuning. Sementara itu, Singapura menerima dua kartu kuning yang keduanya diperoleh oleh Safuwan Baharudin hingga akhirnya ia dikartu merah oleh wasit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *