Jeda FIFA Matchday menjadi kesempatan bagi tim untuk berbenah. Salah satu sektor yang menjadi perhatian jajaran tim pelatih adalah lini tengah.
Super Elang Jawa memang memiliki sejumlah opsi gelandang. Namun, dalam tiga laga awal BRI Super League 2026/2027, pelatih PSS Pieter Huistra sempat menempatkan pemain bertahan di sektor tengah.
Cleberson Souza dimainkan sebagai gelandang saat bersua Madura United pada pekan kedua. Sementara itu, Christophe Nduwarugira mengisi sektor tersebut saat menghadapi Dewa United di pekan ketiga.
Eksperimen tersebut dilakukan untuk memberikan keseimbangan sekaligus perlindungan tambahan ketika Super Elang Jawa berada dalam fase bertahan.
“Kami menempatkan Chris atau Cleberson di lini tengah untuk membantu tim mendapatkan keseimbangan dalam bertahan. Namun, ketika tim sudah lebih stabil, kemungkinan tidak lagi membutuhkan tambahan pemain bertahan di posisi tersebut,” ujar Huistra.
Huistra mengatakan pergeseran peran kedua pemain tersebut bukanlah komposisi yang ingin dipertahankan untuk jangka panjang. Ia berharap lini tengah diisi oleh sosok dengan karakter natural sebagai gelandang.
“Pada akhirnya kami ingin memainkan para gelandang murni di lini tengah. Komposisinya bisa Dion bersama Moussa, Dion bersama Dyar, Moussa bersama Dyar, atau Arda. Mereka memiliki karakter sebagai gelandang dan itu yang menjadi tujuan kami,” katanya.
PSS sebenarnya memiliki cukup banyak opsi di sektor tengah. Selain Dominikus Dion, Moussa Bagayoko, Isfandyar Abdillah, dan Ferrel Arda, terdapat pula Kim Kurniawan, Hiromu Tanaka, hingga Markus Madjar.
Kehadiran Frederic Injai juga sangat dinantikan. Gelandang asal Prancis itu masih menjalani pemulihan cedera dan diperkirakan kembali pada Oktober atau November mendatang.
“Tentu saja, jika Frederic sudah kembali, kehadirannya juga akan sangat membantu tim,” ucap Pieter Huistra.
Utak-atik lini tengah merupakan bagian dari evaluasi PSS setelah mengawali kompetisi dengan hasil buruk. Laskar Sembada gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun.
PSS kalah 1-2 dari Bali United, 1-3 dari Madura United, dan 1-2 dari Dewa United. Hasil tersebut membuat mereka berada di posisi ke-15 klasemen sementara BRI Super League tanpa mengoleksi poin.
Jeda FIFA Matchday selama tiga pekan memberikan waktu bagi Pieter Huistra dan tim pelatih untuk mengevaluasi permainan serta menemukan formula yang lebih pas.
PSS akan kembali bertanding pada 11 Oktober 2026. Tim Elang Jawa akan ditantang PSM Makassar dalam pekan keempat BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
