Dunia sepak bola nasional dihebohkan oleh beredarnya dokumen surat konfirmasi piutang dari pihak Persib Bandung yang ditujukan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Dalam dokumen tersebut, PT LIB tercatat memiliki kewajiban pembayaran atau utang saldo piutang kepada tim Pangeran Biru mencapai Rp9,45 miliar per 31 Agustus 2026.
Dokumen surat administrasi dan rekonsiliasi yang ditandatangani di Bandung pada akhir Agustus 2026 tersebut ditujukan langsung kepada jajaran pimpinan PT LIB, termasuk Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus, untuk proses pengecekan serta penyesuaian saldo piutang klub.
Rincian Utang dan Komponen Hak Siar
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari berbagai sumber, angka Rp9,45 miliar tersebut merupakan nilai saldo piutang murni yang dicatat oleh manajemen Persib Bandung dalam laporan keuangan mereka.
Nila tersebut dikabarkan belum memperhitungkan beberapa komponen komersial lainnya. Komponen yang belum masuk ke dalam hitungan nominal Rp9,45 miliar tersebut antara lain:
- Hak siar (broadcast rights) untuk musim berjalan.
- Pembagian rating TV (TV rating sharing) musim 2025/2026. Sinar Pagi News –
Dengan belum dihitungnya variabel hak siar dan rating tayangan, estimasi total kewajiban PT LIB kepada Persib bisa saja berkembang melebihi angka Rp9,45 miliar yang tertera di surat konfirmasi awal.
Reaksi Publik dan Netizen
Bocornya dokumen internal ini langsung disambar oleh para pencinta sepak bola di media sosial. Sejumlah akun sepak bola ternama di platform Instagram dan X turut membagikan kabar ini hingga memicu perbincangan hangat.
Netizen dan pendukung Persib (Bobotoh) melontarkan sindiran tajam kepada operator Liga Indonesia tersebut. Istilah “Liga Paylater” beredar luas di kolom komentar sebagai sebutan sindiran untuk PT LIB yang menunggak hak klub profesional peserta liga. Sebagian netizen juga mempertanyakan bagaimana bisa operator liga memiliki saldo utang yang nilainya tergolong fantastis kepada klub yang dinaunginya.
Republikbobotoh.com
Proses Rekonsiliasi Berjalan Sinar Pagi News –
Surat konfirmasi piutang merupakan prosedur keuangan rutin antara klub dan PT LIB menjelang audit keuangan atau rekonsiliasi akhir. Kendati dokumen tersebut sudah tersebar luas di publik, hingga berita ini diturunkan, proses klarifikasi dan verifikasi rincian saldo antara manajemen Persib Bandung dan pihak PT LIB masih berlanjut.
