Media Spanyol Prediksi Emil Audero Kembali Jadi Pilihan Pertama Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Emil Audero akhirnya mencatat penampilan di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia dipercaya tampil membela Timnas Indonesia saat meraih kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A, Kamis (1/10/2026) malam WIB.

Audero tampil percaya diri di hadapan suporter Timnas Indonesia yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meskipun kebobolan dua gol oleh pemain Bangladesh, laga tersebut merupakan penampilan pertamanya di FIFA ASEAN Cup 2026.

Sebelumnya, ia sempat diistirahatkan dalam laga melawan Singapura dan Malaysia karena cedera. Kiper berusia 29 tahun asal klub Rayo Vallecano tersebut bermain dengan sigap melalui sejumlah penyelamatan krusial.

Salah satu momen penting adalah antisipasinya terhadap bola sontekan Farhaan Ali Wahid di detik-detik terakhir, yang kemudian berujung pada gol penentu oleh Mitchell Baker. Indonesia pun lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia dan akan menantang Thailand di partai puncak.

Media asal Spanyol, Union Rayo, meyakini bahwa Emil Audero akan kembali dipilih John Herdman sebagai kiper utama Timnas Indonesia saat melawan Thailand di partai final nanti. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (5/10/2026).

Setelah Maarten Paes tampil di dua pertandingan awal dengan catatan clean sheet, Audero kembali menempati posisi kiper utama saat melawan Bangladesh. Dalam laga tersebut, Audero tidak terlalu banyak bekerja keras karena dominasi Indonesia membuat Bangladesh hanya sesekali melakukan serangan balik.

Adapun dua gol lawan yang tercipta lebih disebabkan oleh celah atau kesalahan di lini belakang, seperti di area Rizky Ridho, dan bukan karena blunder langsung dari sang kiper.

“Emil Audero akan tampil di final FIFA ASEAN Cup. Kiper Rayo Vallecano ini menjadi starter untuk Indonesia dalam pertandingan penentuan melawan Bangladesh, yang berakhir dengan kemenangan spektakuler 9-2,” tulis Union Rayo dalam artikelnya, Jumat (2/10/2026).

“John Herdman kembali memercayakan posisi penjaga gawang kepada kiper Rayo tersebut untuk laga penentuan, dan Audero menuntaskan pertandingan di bawah mistar gawang pada malam yang sangat penting bagi Indonesia,” lanjut laporan mereka.

Duel final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand jelas akan menjadi momen istimewa bagi Emil Audero. Jika ia diturunkan dan berhasil membawa timnya menang, maka untuk pertama kalinya Audero akan merengkuh gelar juara bersama skuad Garuda.

Emil Audero telah memainkan tujuh pertandingan bersama Timnas Indonesia sejak debutnya pada 5 Juni 2029. Dari jumlah penampilan tersebut, kiper asal Mataram, Nusa Tenggara Barat ini kebobolan 9 gol dan mencatat empat kali clean sheet.

“Kini ia memiliki kesempatan untuk memperebutkan gelar juara. Sekaligus akan menjadi pertandingan internasional terakhir Audero sebelum kembali ke Rayo Vallecano. Sang penjaga gawang akan kembali dengan kepercayaan diri yang telah pulih setelah berhasil merebut kembali posisi kiper utama dalam laga paling krusial bagi Indonesia, serta berpeluang meraih gelar juara internasional bersama tim nasionalnya,” jelas Union Rayo.

Setelah jeda internasional periode September-Oktober 2026, Emil Audero akan kembali ke klubnya, Rayo Vallecano, untuk melanjutkan kiprah di LaLiga. Audero sudah memainkan tiga pertandingan terakhir bersama Los Franjirrojos dan selanjutnya akan bertemu Athletic Bilbao di kandang sendiri, Sabtu (10/10/2026) malam.

Setelah partai final FIFA ASEAN Cup melawan Thailand, Emil Audero menghadapi tantangan berupa kelelahan atau jetlag dalam perjalanan panjang kembali ke Spanyol. Jadwal pertandingan melawan Bilbao membuat waktu kembali Audero menjadi sangat terbatas sebelum LaLiga bergulir kembali.

Mengingat tidak ada penerbangan langsung antara Jakarta dan Madrid, durasi perjalanan tercepat berkisar antara 17 jam 45 menit hingga 18 jam. Karena pertandingan final baru akan berakhir pada Senin malam, kemungkinan besar ia baru akan melakukan perjalanan pada Selasa (6/10) dan tiba di Madrid pada Rabu pagi (7/10).

Dengan demikian, pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose, hanya memiliki waktu dua atau tiga sesi latihan bersama kipernya sebelum pertandingan dimulai. Durasi tersebut dianggap cukup baginya untuk tetap menurunkan sang pemain sebagai starter.

Sumber: Union Rayo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *