Siapa yang tidak bangga jika pemain andalannya berkontribusi besar bagi tim nasional? Perasaan itulah yang kini menyelimuti manajemen serta pendukung terkait aksi heroik sang pemain.
Gelandang petarung tersebut menjadi sosok penting di balik kemenangan Guinea Khatulistiwa atas Sierra Leone dalam lanjutan babak kualifikasi Grup E Piala Afrika 2027, Senin (28/9/2026). Bertanding di Stade Ahmadou Ahidjo, gol kemenangan Guinea Khatulistiwa dicetak oleh Loren Zuniga saat laga baru memasuki menit pertama.
Kemenangan ini sekaligus menebus kekalahan Guinea Khatulistiwa pada laga pertama melawan RD Kongo, di mana mereka kalah dua gol tanpa balas. Bagi Timnas Guinea Khatulistiwa, Pablo Ganet bukan sekadar jenderal lapangan tengah, melainkan juga kapten tim.
Pemain berusia 31 tahun tersebut tergolong veteran karena sudah memperkuat tim nasional sejak 2015. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 32 penampilan dengan torehan enam gol.
“Pablo Ganet memimpin rekan-rekan setimnya saat Guinea Khatulistiwa meraih kemenangan 1-0 atas Sierra Leone dalam babak kualifikasi Piala Afrika 2027,” tulis Persita melalui Instagram klub, Jumat (2/9/2026). “Ini menjadi kemenangan pertama bagi Guinea Khatulistiwa di Grup E setelah menjalani dua laga,” lanjutnya.
Persita berharap sang bintang dapat terus memberikan kontribusi bagi tim nasional di ajang sekaliber Piala Afrika mendatang. “Pandangan tertuju pada impian. Hati sepenuh jiwa dalam perjuangan,” tulis Persita memberikan semangat.
Usai jeda internasional, Pablo Ganet akan segera kembali ke Persita. Berdasarkan jadwal, tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut akan melanjutkan petualangan di pentas akbar BRI Super League 2026/2027 pada 10 Oktober pekan depan.
Tim asuhan Carlos Pena akan menjamu tim promosi yang penuh kejutan, Garudayaksa FC, di Banten International Stadium (BIS), Serang.
