Beto Goncalves Bicara Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Puji Quintrick Mitchell Baker

Mantan penyerang Beto memberikan pandangan mengenai karakter lini depan skuad Garuda pada FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, penyerang Timnas Indonesia saat ini cukup berbeda dibanding ketika dirinya masih membela Tim Merah-Putih. Ia menyebut pemain depan sekarang sering bergerak keluar dari area kotak penalti untuk menjemput bola.

Hal itu terlihat dari peran Ole Romeny yang kerap bermain melebar menyisir sisi lapangan. Sementara itu, Mitchell Baker baru mendapat sorotan usai tampil apik dengan mencetak lima gol ke gawang Bangladesh. Momen tersebut menjadi modal penting bagi Baker untuk membangun kepercayaan diri.

“Yang saya lihat, striker Timnas Indonesia sekarang sedikit beda dengan karakter saya waktu saya bermain di timnas. Saya lebih ke nomor 9 murni. Kalau saya lihat striker sekarang kadang-kadang suka keluar, ya ambil bola di luar kotak penalti, karakter sedikit beda,” ujar Beto, sapaan karib eks striker itu, saat dihubungi, Minggu (4-10-2026).

“Momen sewaktu saya di timnas, kami punya cara bermain memang bagus untuk saya karena kami punya sayap-sayap yang cepat, yang punya crossing yang bagus, punya Lilipaly yang datang dari belakang, bisa satu-dua dengan saya. Jadi, cocok kalau waktu saya,” ungkapnya.

Beto menyoroti performa Baker yang menunjukkan ketajaman saat mendapat kesempatan bermain. Lima gol ke gawang Bangladesh menjadi bukti striker berusia 19 tahun itu mampu memanfaatkan peluang yang datang. Terlebih, Timnas Indonesia akan bersua Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5-10-2026) malam WIB.

“Tapi, sekarang saya lihat yang kita enggak punya nomor 9 murni begitu ya. Pemain yang cetak lima gol kemarin, ya bagus karena dia banyak kesempatan. Apalagi kalau kita lihat tim yang memang secara kualitas di bawah kita,” kata Beto.

“Kalau ada kesempatan cetak banyak gol, harus ambil biar percaya diri di hari yang akan datang. Seperti waktu saya dengan timnas lawan Vanuatu, yang saya cetak empat gol, ya itu momen saya. Jadi, kita harus ambil kesempatan untuk percaya diri di hari yang akan datang,” imbuhnya.

Meski demikian, pemain Persekabpas Pasuruan itu tetap memuji kualitas penyerang yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini. Beto menilai masih ada opsi yang bisa dikembangkan agar tim dapat mencetak lebih banyak gol.

“Tapi, saya pikir cukup bagus, striker yang kita punya cukup bagus. Tapi, masih bisa cari mungkin nanti bagaimana caranya untuk bermain dengan striker nomor 9 murni seperti yang lebih dalam kotak, yang lebih seperti target man. Kalau seperti ini mungkin kita bisa cetak banyak gol di timnas,” ucapnya.

Timnas Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan status juara Grup A setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga laga. Skuad Garuda unggul dalam produktivitas gol atas Malaysia, meskipun memiliki nilai yang sama.

Sementara itu, Thailand keluar sebagai juara Grup B dengan torehan enam poin. Nilai yang dikumpulkan Chanathip Songkrasin cs identik dengan Vietnam, tetapi Gajah Perang unggul dalam head to head dan selisih gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *