Timnas Vietnam menghadapi persoalan kebugaran pemain menjelang duel kontra Malaysia dalam perebutan tempat ketiga. Do Hoang Hen dipastikan absen, sementara kondisi Bui Hoang Viet Anh masih diragukan untuk tampil.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5-10-2026) pukul 16.00 WIB. Laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi Vietnam untuk mengakhiri perjalanan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan.
Masalah kebugaran muncul setelah Vietnam mengalahkan Pakistan 4-2 pada laga terakhir Grup B, Jumat (2-10-2026). Dalam pertandingan tersebut, Hoang Hen dan Viet Anh sama-sama mengalami masalah fisik hingga harus meninggalkan lapangan pada babak kedua.
Vietnam menerima kabar kurang menyenangkan terkait kondisi Do Hoang Hen. Gelandang serang naturalisasi tersebut dipastikan tidak dapat tampil menghadapi Malaysia setelah mengalami cedera otot saat melawan Pakistan.
Hoang Hen, yang memiliki nama asli Hendrio Araujo da Silva, terpaksa meninggalkan lapangan pada babak kedua dan harus menjalani pemantauan khusus dalam sesi pemulihan tim. Meskipun cedera tersebut tidak tergolong serius, waktu pemulihan yang tersisa terlalu singkat bagi pemain Ha Noi FC itu untuk kembali tampil pada pertandingan 5 Oktober.
Absennya Hoang Hen menjadi kerugian tersendiri bagi Vietnam. Pemain naturalisasi asal Brasil ini merupakan salah satu opsi pelatih Kim Sang-sik untuk memberikan kreativitas dan daya gedor di lini depan.
Situasi berbeda dialami oleh Bui Hoang Viet Anh. Bek tengah Vietnam tersebut mengalami masalah otot ketika menghadapi Pakistan hingga harus meninggalkan pertandingan pada menit ke-79, dan ia tidak mengikuti latihan pemulihan bersama rekan-rekannya pada Sabtu kemarin.
Tim medis Vietnam masih memantau kondisi Viet Anh sebelum mengambil keputusan mengenai keterlibatannya melawan Malaysia. Artinya, statusnya belum dapat dipastikan hingga pemeriksaan berikutnya selesai dilakukan.
Jika Viet Anh akhirnya tidak bisa tampil, Kim Sang-sik harus kembali melakukan perubahan di lini belakang. Persoalan Hoang Hen dan Viet Anh bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Vietnam.
Sebelumnya, Vietnam sudah kehilangan Nguyen Xuan Son karena cedera. Tim berjuluk The Golden Stars tersebut juga tidak dapat mengandalkan Pham Gia Hung yang harus meninggalkan tim karena urusan keluarga.
Kondisi tersebut membuat Vietnam harus berhati-hati dalam mengelola skuad. Media Vietnam bahkan melaporkan bahwa Kim Sang-sik kini menghadapi situasi dengan jumlah pemain yang tersedia semakin terbatas menjelang laga perebutan tempat ketiga.
Meski begitu, Vietnam masih memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi solusi, termasuk Nguyen Dinh Bac yang tampil menonjol saat menghadapi Pakistan.
Kendati pertandingan melawan Malaysia hanya menentukan posisi ketiga, Kim Sang-sik tidak ingin para pemainnya menganggap laga tersebut sebagai pertandingan biasa. Pelatih asal Korea Selatan itu meminta anak asuhnya tetap mempersiapkan pertandingan tersebut layaknya sebuah final.
“Kami akan mendekati pertandingan berikutnya seperti sebuah final,” ujar Kim Sang-sik setelah kemenangan atas Pakistan.
Bagi Vietnam, pertandingan melawan Malaysia juga memiliki kepentingan lain. Media melaporkan bahwa laga tersebut berkaitan dengan upaya Vietnam untuk mempertahankan posisi di 100 besar ranking FIFA.
Vietnam memiliki modal berupa performa positif pada laga terakhir fase grup. Mereka berhasil mencetak empat gol pada babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mengalahkan Pakistan. Kini, Kim Sang-sik harus menemukan formula terbaik dengan kondisi skuad yang tidak ideal. Vietnamnet
