John Herdman Rayakan Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sebagai Pencapaian Terbesar

Indonesia mengukir sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai ajang tersebut. Pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin, 5 Oktober 2026 malam, berakhir melalui adu penalti melawan Thailand.

Laga berlangsung dengan sangat ketat. Thailand kehilangan Nicolas Mickelson pada menit ke-83 karena menerima kartu kuning kedua. Dari hadiah tendangan bebas, Dean James berhasil mengeksekusi bola menjadi gol untuk Indonesia, namun Iklas Sanron menyamakan skor pada menit ke-87.

Di babak extra time, Thailand sempat berbalik unggul melalui sepakan Peeradon Chamratsamee pada menit ke-111. Namun, Indonesia berhasil menghindari kekalahan berkat gol sontekan Elkan Baggott yang memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama 12 penalti, Indonesia menang 4-2 setelah dua algojo Thailand gagal menunaikan tugas mereka.

“Saya pikir ini merupakan pencapaian besar bagi semua orang. Sangat spesial. Dan untuk saat ini, ini adalah pencapaian terbaik saya dalam sepak bola,” ujar pelatih Indonesia, John Herdman, mantan pelatih Kanada, dalam jumpa pers usai laga final.

John Herdman menegaskan betapa besarnya arti trofi FIFA ASEAN Cup 2026 bagi skuadnya dan publik Indonesia. Ia merasakan langsung dukungan masif suporter di GBK serta kekompakan tim yang terbangun sepanjang turnamen.

“Setiap hari saya berlari di sekitar GBK. Orang-orang selalu mengatakan kepada saya untuk meraih kemenangan dan mengangkat trofi. Tekanannya besar. Saya pikir ini merupakan pencapaian besar bagi semua orang. Sangat spesial, karena saya membagikannya bersama sekelompok pemain yang saya tahu sangat memahami arti kemenangan ini bagi mereka,” tegas Herdman.

Herdman menyebut tekanan publik justru menjadi energi positif bagi tim. Baginya, momen mengangkat piala terasa kian spesial karena dirayakan bersama para pemain yang memahami makna kemenangan bagi negara.

Herdman baru saja didapuk menangani Timnas Indonesia pada awal tahun ini. Transisi ke lingkungan baru yang dibarengi berbagai cobaan membuat gelar juara di ajang kawasan tersebut terasa sangat spesial.

“Sejak pindah ke Indonesia, saya menyadari betapa besar arti sepak bola bagi masyarakat di sini. Sepak bola adalah kehidupan. Di Kanada, kami baru membangunkan gairah sepak bola negara itu melalui pencapaian kami. Itu merupakan momen yang sangat spesial.”

“Namun, seperti yang saya ceritakan kepada para pemain, tiga minggu setelah pencapaian itu, saudara perempuan saya meninggal dunia. Jadi, itu adalah masa yang sangat sulit untuk mencoba merayakan sebuah pencapaian besar. Momen tersebut juga terasa dibayangi oleh kejadian itu. Tetapi yang ini sangat spesial. Benar-benar spesial,” pungkas Herdman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *