Keberhasilan meraih juara memunculkan sejumlah nama pemain yang tampil spesial dan layak mendapatkan apresiasi khusus. Para pemain ini memiliki peran krusial dalam membantu perjuangan Timnas Indonesia melewati setiap ujian sejak laga pertama, hingga akhirnya berhasil naik ke podium juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kesuksesan ini memang diraih berkat kerja sama seluruh elemen tim, mulai dari pemain, pelatih, hingga staf ofisial. Namun, jika harus memilih tiga pemain yang paling menonjol, ada beberapa nama yang patut mendapatkan kredit khusus. Pasalnya, para pemain ini mampu muncul sebagai penyelamat Skuad Merah Putih saat menghadapi momen-momen kritis yang sangat menentukan hasil akhir.
Berikut adalah tiga nama pemain yang tampil paling gemilang sepanjang kejuaraan ini.
Penyerang muda Timnas Indonesia, Mitchell Baker, kembali mengukir catatan penampilan fenomenal di FIFA ASEAN Cup 2026. Ini merupakan penampilan keduanya setelah debut di Piala AFF 2026. Di ajang ini, Mitchell Baker memang hanya mencetak gol dalam satu laga, tepatnya saat menumbangkan Bangladesh di fase grup.
Namun, dalam laga tersebut, ia sukses menjaringkan total lima gol ke gawang lawan. Pencapaian ini tidak hanya membuatnya meraih gelar top scorer FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga sukses menyamai rekor sejumlah legenda Timnas Indonesia yang mampu mencetak lima gol dalam satu laga.
Mereka adalah Waskito, Iswadi Idris, hingga Soetjipto Soentoro. Waskito menjaringkan lima gol saat Timnas Indonesia menumbangkan Filipina dengan skor 12-0 di President Cup 1972 di Korea Selatan. Iswadi Idris mengukir quintrick ketika Skuad Merah Putih menghancurkan Vietnam 9-1 di President Cup 1971.
Sementara itu, Soetjipto Soentoro memborong lima gol dalam satu laga saat menghajar Chinese Taipei 11-1 di Turnamen Merdeka 1968. Penyerang andalan Timnas Indonesia lainnya, Ole Romeny, juga menjadi salah satu pemain yang patut mendapatkan apresiasi khusus di balik keberhasilan Tim Garuda merebut trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Dari segi produktivitas, Ole Romeny memang tidak menghasilkan gol dalam jumlah yang spesial di ajang ini. Namun, striker berusia 26 tahun itu justru mendapatkan predikat baru sebagai raja assist di FIFA ASEAN Cup 2026.
Ole tercatat menjadi pencetak umpan gol terbanyak setelah mengemas empat assist dalam laga kontra Bangladesh. Tiga assist tersebut diberikan untuk gol Mitchell Baker, sedangkan satu lainnya dikonversi menjadi gol oleh Luke Vickery. Penampilan Ole di laga ini memang sangat spesial karena ia menjadi aktor krusial di balik terciptanya gol-gol Timnas Indonesia yang membutuhkan kemenangan dengan margin besar untuk lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Dari semua pemain Timnas Indonesia yang dibawa untuk berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026, setidaknya ada beberapa pemain yang selalu tampil tak tergantikan. Salah satunya adalah Elkan Baggott. Elkan Baggott memiliki peran yang sangat krusial di jantung pertahanan Timnas Indonesia.
Ia mampu menjawab tanggung jawab besar untuk mengawal posisi tengah dari skema tiga bek sejajar yang sebelumnya selalu menjadi milik Jay Idzes. Bek berusia 23 tahun ini mampu memperlihatkan konsistensi yang baik selama bertugas menjadi benteng pertahanan. Ia tampil disiplin dan solid untuk membendung serangan-serangan lawan.
Penampilannya di partai final pun sangat spesial. Setelah melakukan blunder yang membuat gawang Timnas Indonesia kebobolan, ia sukses mencetak gol untuk menyamakan kedudukan pada periode yang kritis. Tidak hanya itu, saat ditunjuk John Herdman untuk menjadi algojo penalti, bek yang kini berkarier bersama Millwall itu juga mampu menuntaskan eksekusinya dengan sempurna.
