Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Ole Romeny Sebut Obat Kekecewaan Gagal ke Piala Dunia 2026

Keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan kebahagiaan yang luar biasa bagi Ole Romeny. Ia mengaku tidak akan pernah melupakan salah satu momen terbaik dalam kariernya tersebut.

Ole Romeny turut mempersembahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Timnas Indonesia setelah tampil sepanjang turnamen. Dalam partai final, skuad Garuda mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 setelah bermain imbang 2-2 dalam 120 menit di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 ternyata sangat berarti bagi pemain berusia 26 tahun itu. Menurutnya, gelar juara ini menjadi obat kekecewaan setelah gagal menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Hampir satu tahun lalu, tepatnya pada Oktober 2025, mimpi Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 sirna. Tim Merah-Putih harus kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak, yang membuat Indonesia terhenti di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

“Sungguh luar biasa melihat dampaknya bagi masyarakat Indonesia saat ini. Sempat kecewa besar karena gagal lolos ke Piala Dunia, tapi saat itu memang belum waktunya bagi kami,” tutur Ole Romeny sebagaimana dikutip dari media Belanda, NOS.

Setelah berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup, Ole Romeny menilai Timnas Indonesia harus terus fokus menatap masa depan. Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 dijadikan cambuk untuk bangkit.

Agenda yang lebih prestisius akan datang pada awal tahun depan. Timnas Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Qatar, dan Thailand di pentas Piala Asia 2027 yang digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Setelah itu, Timnas Indonesia akan fokus pada Kualifikasi Piala Dunia 2030. Hingga saat ini, jadwal resmi lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia belum diumumkan karena AFC sedang menyiapkan perubahan sistem kompetisi tim nasional.

Salah satu rencana yang menjadi perhatian adalah AFC Nations League yang ditargetkan mulai pada 2030. Kompetisi ini berpotensi terhubung dengan jalur kualifikasi Piala Dunia berikutnya.

Dalam format Piala Dunia 2030 yang saat ini menjadi dasar, AFC mendapatkan delapan tiket langsung dan satu slot melalui antarkonfederasi. Jumlah tersebut masih dapat berubah apabila FIFA menyetujui wacana penambahan peserta menjadi 64 tim.

“Sudah lama sekali sejak terakhir kali saya memenangkan gelar juara; memang sudah saatnya. Sekarang, mari kita bangun segalanya selangkah demi selangkah; Piala Dunia 2030 adalah target yang sangat bagus,” lanjut pemain klub Fortuna Sittard tersebut.

Ole Romeny memberikan kontribusi besar sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia tidak pernah absen dalam empat pertandingan dan selalu menjadi starter pilihan pelatih John Herdman.

Kontribusi terbaiknya terjadi ketika Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh pada pertandingan terakhir fase grup. Pemain berusia 26 tahun itu mencetak empat gol dalam kemenangan telak 9-2 yang membawa skuad Garuda ke final.

Sebelumnya, Ole Romeny juga mencetak satu gol melalui penalti saat menghadapi Singapura. Ole kemudian bermain selama 109 menit di laga final melawan Thailand, namun ia tampak kelelahan sehingga ditarik keluar pada babak perpanjangan waktu.

Ada hal menarik dalam laga final kontra Thailand, Senin lalu. Ole Romeny mengalami kelelahan luar biasa dalam pertandingan tersebut.

Bahkan, ia sempat terjatuh di tengah lapangan saat berlari bersama rekan-rekannya menuju Emil Audero, usai sang kiper menepis eksekusi keempat pemain Thailand dan memastikan gelar juara.

“Sejujurnya, saya bahkan sudah tidak bisa berjalan dengan benar lagi,” tegas Ole Romeny.

Sejak menjalani debut pada 20 Maret 2025, pemain kelahiran Nijmegen itu langsung menjadi salah satu andalan di lini depan Timnas Indonesia. Hingga kini, Ole Romeny telah mencetak tujuh gol dari 14 penampilan bersama Skuad Garuda.

Setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia, Ole Romeny akan kembali ke Belanda untuk melanjutkan kiprahnya bersama Fortuna Sittard di Eredivisie 2026/2027. Fortuna Sittard dijadwalkan menjamu FC Twente pada Minggu (11/10/2026) dini hari WIB.

Ole Romeny pun akan segera kembali fokus menjalani tugas bersama klub setelah berhasil membawa pulang gelar juara bersama Timnas Indonesia. NOS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *