Cerita Persahabatan Joey Pelupessy dan Dean James: Teman Sekamar, Bangga Jadi Juara di Timnas Indonesia

Kedua pemain ini ternyata menjalin persahabatan yang unik selama berkarier. Mereka bahkan sudah menjadi sahabat dekat hingga akhirnya berhasil membawa skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia menjuarai turnamen tersebut setelah menumbangkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 (2-2) dalam laga puncak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Joey Pelupessy dan Dean James sama-sama memiliki peran vital membantu Timnas Indonesia menggondol trofi FIFA ASEAN Cup 2026. Prestasi ini merupakan pencapaian yang sudah bertahun-tahun dinantikan oleh masyarakat Indonesia.

Pelupessy menjadi salah satu dari tiga pemain dengan menit bermain terbanyak selama FIFA ASEAN Cup kemarin. Ia bersama Kevin Diks dan Elkan Baggott membukukan 390 menit dalam empat pertandingan.

Sementara itu, Dean James mencetak satu gol di partai final melawan Thailand, ditambah satu gol di babak adu penalti. Seperti apa kisah persahabatan keduanya di Timnas Indonesia?

Ada cerita menarik dari persahabatan Joey Pelupessy dan Dean James. Keduanya dinaturalisasi dan mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada 10 Maret 2025 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia.

Sebenarnya, ada satu pemain lagi yang secara bersamaan mendapatkan paspor Indonesia saat itu, yakni penjaga gawang Emil Audero. Kembali ke kisah Pelupessy dan James, kedua pemain ini benar-benar saling mengenal sebelumnya, kemudian menjadi sahabat sejati dan langsung menjadi teman sekamar.

Media Belanda, Oost Sport, mencari tahu seberapa erat persahabatan Pelupessy dan Dean James. Sekitar satu setengah tahun yang lalu, mereka langsung merasa cocok satu sama lain.

Saat diminta menceritakan anekdot menarik tentang rekannya, Pelupessy berbagi cerita tentang momen saat mereka menjadi sangat akrab tanpa direncanakan. “Saat menjalani laga internasional, kami berbagi kamar hotel. Awalnya Dean perlu pergi ke toilet di tengah malam. Bukannya kembali ke tempat tidurnya sendiri, dia malah merangkak masuk ke tempat tidurku. Saat aku bertanya apa yang sedang dia lakukan, dia melompat bangun karena kaget. Kami pun tertawa terbahak-bahak karenanya,” terang Joey Pelupessy.

Cerita seru soal berbagi kamar dengan Pelupessy juga dilontarkan oleh Dean James. Pemain Go Ahead Eagles ini bahkan sangat hafal dengan kebiasaan aktivitas Joey Pelupessy.

“Aku orang yang cenderung lebih tenang. Saat alarm berbunyi, aku biasanya tetap berbaring di tempat tidur. Dan hampir setiap pagi, begitu aku baru saja bangun, dia akan menyapa: ‘Selamat pagi, juara.’ Dia sudah memakai gel rambut, sepatu, dan pakaian lengkap—benar-benar sudah siap beraktivitas. Kami sering menertawakan hal itu. Dia bangun dalam keadaan sangat bersemangat dan aktif, sementara aku justru sebaliknya,” terang Dean James.

“Sepertinya aku belum pernah tertawa sebanyak ini selama jeda internasional seperti saat bersama Joey. Dia sosok yang istimewa. Dia sangat mudah bergaul, dan saya senang bisa berbagi kamar dengannya,” lanjut pemain kelahiran Leiden tersebut.

Baik Joey Pelupessy maupun Dean James merasa sangat bangga membawa Timnas Indonesia meraih juara FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar juara tersebut memiliki arti mendalam bagi masing-masing pemain.

Bagi Pelupessy, kemenangan ini juga menjadi semacam penebusan setelah sebelumnya gagal tampil di Piala Dunia 2026 bersama Indonesia. “Kami memainkan laga final melawan Thailand di hadapan 70.000 penonton, dan masih ada 10.000 orang lagi yang berdiri di luar stadion di Jakarta,” tutur Pelupessy.

“Rasa sakit akibat kekalahan itu membekas cukup lama. Biasanya, saya tidak terlalu lama meratapi kekalahan dalam pertandingan, tetapi yang satu ini butuh waktu untuk bisa dilupakan. Namun, hal itu juga memberi saya keyakinan bahwa kami sebenarnya mampu memenangkan sesuatu. Jadi, rasanya kurang lebih sama,” tandasnya.

Sumber: Oost Sport

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *