PSIM mendapatkan hasil cukup menggembirakan dalam drawing 2026/2027. Selain tergabung dalam grup yang dinilai relatif kompetitif, Laskar Mataram diuntungkan oleh faktor lokasi pertandingan.
I.League menggelar undian babak penyisihan grup pada Rabu (7-10-2026) sore WIB. League Cup 2026/2027 sendiri merupakan turnamen baru yang mempertemukan klub kasta tertinggi dan kedua Liga Indonesia.
Laskar Mataram yang berada di pot satu zona barat 2 tergabung dalam Grup E. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel tersebut akan bersaing dengan Persikad Depok dan Persiku Kudus.
Manajer PSIM, Iksan Mahar, menilai hasil undian tersebut cukup menguntungkan bagi timnya. Ia melihat persaingan di Grup E tidak seketat beberapa grup lain di zona barat.
“Kalau melihat susunan lawan dan menurut agenda, kami akan main home menghadapi Persikad Depok dan away melawan Persiku Kudus di mana kedua klub tersebut bermarkas di Stadion Sultan Agung, Bantul,” ujar Iksan.
“Berarti kami tidak akan keluar dari Bantul, jadi tentu ini sebuah hal positif dan harapannya semoga bisa dimaksimalkan oleh tim karena hanya juara grup yang akan lolos,” imbuhnya.
Dua pertandingan fase grup League Cup rencananya berlangsung pada November 2026. Tanggal pertandingan secara resmi masih menunggu pengumuman dari I.League.
Bagi PSIM, tambahan agenda tersebut membuat jadwal pada bulan November akan semakin padat. Hal ini dikarenakan BRI Super League 2026/2027 juga tetap berjalan pada periode yang sama.
Situasi ini membuat tim pelatih harus cermat dalam mengatur komposisi dan kondisi pemain agar skuad Laskar Mataram tetap kompetitif di dua ajang tersebut.
“Tentu ini akan jadi tantangan bagi tim pelatih untuk mengatur program tim karena jadwal akan semakin berat di bulan November di mana kami akan ketambahan dua jadwal League Cup ini,” kata Iksan.
League Cup 2026/2027 juga memiliki regulasi berbeda dibandingkan BRI Super League. Setiap peserta hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal tiga pemain asing.
Aturan tersebut membuka peluang bagi pemain lokal PSIM yang belum mendapatkan banyak menit bermain. Mereka berkesempatan menunjukkan kemampuan saat dipercaya tampil di League Cup.
Iksan Mahar berharap kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan pemain untuk memberikan kontribusi sekaligus meningkatkan persaingan di dalam skuad.
“League Cup ini hanya memperbolehkan tiga pemain asing untuk didaftarkan. Tentu hal ini menjadi kesempatan bagi pemain lokal yang selama ini kurang mendapat menit bermain untuk membuktikan kualitas dan memberikan sumbangsih yang positif bagi tim,” ujar Iksan.
