Kapolresta Bandung Membentuk Satgas Bobotoh: Ajak Suporter Ikut Menjaga Keamanan

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Tri Suhartanto, mengajak para suporter sepak bola, khususnya Bobotoh, untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan nama baik saat mendukung tim kesayangan mereka. Upaya ini diwujudkan melalui pembentukan Satgas Bobotoh yang diharapkan menjadi mitra petugas keamanan dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, nyaman, dan kondusif, baik di dalam maupun di luar stadion.

Para anggota Satgas Bobotoh ini diterjunkan di tribun-tribun Stadion Si Jalak Harupat yang menjadi lokasi laga pekan keempat BRI Super League 2026/2027 antara Persib Bandung melawan Dewa United, Minggu (11/10/2026) malam WIB.

“Dukungan suporter kepada kesebelasan kebanggaannya itu bukan hanya di dalam tribun, dengan menyanyikan lagu atau memberikan dukungan,” ujar Tri Suhartanto menjelang laga Persib vs Dewa United. “Namun, suporter juga harus bisa menjaga nama baik, harkat, dan martabat, serta menjadi tuan rumah yang baik,” lanjutnya.

Menurutnya, perilaku segelintir oknum suporter yang melanggar aturan berpotensi membawa dampak buruk bagi klub yang didukungnya. Setiap Bobotoh diharapkan mampu mengendalikan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan tim kebanggaan. “Jangan sampai hanya gara-gara kesalahan seseorang, akhirnya yang didenda adalah kesebelasan yang didukungnya,” imbuh Tri Suhartanto.

Eks Wakapolres Metro Jakarta Barat ini berharap pertandingan sepak bola dapat menjadi tontonan yang menyenangkan bagi semua kalangan. Tri mengaku prihatin karena pertandingan sepak bola sering kali diiringi kekhawatiran masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan. Melalui keberadaan Satgas Bobotoh, ia ingin membangun kepercayaan bahwa suporter mampu berperan aktif dalam menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.

“Kami miris sekali melihat setiap ada pertandingan, yang ada dalam pikiran masyarakat adalah merasa khawatir terjadi sesuatu. Kita buktikan para pendukung, khususnya Satgas Bobotoh, bisa menjadi tuan rumah yang baik,” ungkap Tri.

Tri menyebutkan bahwa keterlibatan berbagai kelompok suporter, di antaranya Viking, Bobotoh, Boboko, dan Bomber, menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama. Melalui kedekatan antarsuporter, diharapkan mereka dapat memberikan teguran secara persuasif apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan. Jika imbauan tersebut tidak diindahkan, Satgas Bobotoh dapat meneruskan informasi kepada petugas keamanan agar penanganan lebih lanjut dapat dilakukan.

Menurut Tri, keberadaan satgas ini juga penting untuk menjembatani komunikasi antara suporter dan petugas, terutama ketika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan cepat di area tribun. “Pengamanan ini bukan hanya bisa dilakukan oleh Polri atau TNI sendiri, tetapi perlu dukungan dari seluruh masyarakat,” tegas Tri.

Kolaborasi tersebut sejalan dengan semangat Polri bersama masyarakat. Keamanan pertandingan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh pihak, termasuk suporter. Untuk mendukung pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat, Tri mengakui bahwa Polresta Bandung menerjunkan lebih dari 1.174 personel TNI-Polri.

Selain itu, pengamanan juga mendapat dukungan dari unsur bantuan lainnya serta Satgas Bobotoh. Kepolisian dipastikan tidak akan menganggap remeh setiap pertandingan yang dijalani Persib, termasuk setelah adanya insiden pada sejumlah laga kandang sebelumnya di Stadion Si Jalak Harupat. Setiap laga memiliki potensi kerawanan yang harus diantisipasi melalui kesiapan personel dan pengamanan yang maksimal, tanpa memandang siapa tim lawan yang bertanding.

“Apa pun pertandingannya, kami tidak pernah menganggap sepele. Kami akan tetap melakukan proses pengamanan. Mau bertanding dengan siapa pun, kami tetap akan menurunkan personel secara maksimal,” tuturnya.

Di sisi lain, Tri mengimbau masyarakat, khususnya para penonton yang menyaksikan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, agar tidak ragu untuk datang dan menikmati pertandingan. “Kami dari Kepolisian berkomitmen memberikan pengamanan demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman,” pungkas Tri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *