Persija Sempurna di Awal Musim, Shin Tae-yong Punya Pendekatan Berbeda saat Melatih Klub dan Tim Nasional

Shin Tae-yong mengungkapkan perbedaan pendekatan saat menangani klub dan tim nasional. Menurutnya, keduanya memiliki kebutuhan yang berbeda, terutama dalam program latihan dan evaluasi pertandingan.

Shin Tae-yong memiliki pengalaman panjang bersama Timnas Indonesia sebelum menukangi Persija pada BRI Super League 2026/2027. Kini, ia mampu membawa Macan Kemayoran tampil impresif di awal musim dengan menyapu bersih empat laga pertama.

Terbaru, Macan Kemayoran melibas PSIM Yogyakarta 4-0 pada pekan keempat BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10-10-2026). Hasil itu membuat Persija sementara memuncaki klasemen dengan koleksi 12 poin. Mereka juga menunjukkan produktivitas yang baik dengan torehan delapan gol dan hanya kebobolan satu kali.

Shin menjelaskan bahwa menangani tim nasional memiliki tantangan tersendiri karena waktu persiapan yang relatif terbatas. Saat menjalankan agenda bersama Timnas Indonesia, misalnya, tim pernah melakoni dua laga dalam rentang sepekan.

Situasi tersebut membuat fokus latihan lebih banyak diarahkan pada pemulihan dan pengaturan kondisi fisik pemain agar tetap siap bertanding. “Karakter tim nasional dan klub tentu sedikit berbeda. Karena itu, program latihan yang diterapkan juga berbeda,” ujar Shin.

“Ketika menangani tim nasional, kami harus menjalani dua pertandingan dalam waktu sembilan hari. Oleh sebab itu, fokus utama latihan lebih banyak diarahkan pada pengaturan kondisi fisik pemain agar mereka siap menghadapi pertandingan,” lanjutnya.

Sementara itu, liga domestik memberikan kesempatan lebih luas bagi Shin untuk mengevaluasi kekurangan. Berbagai aspek permainan yang belum berjalan maksimal dapat diperbaiki melalui sesi latihan sebelum menghadapi lawan berikutnya.

“Sementara itu, dalam kompetisi liga bersama klub, kami memiliki kesempatan untuk mengevaluasi berbagai kekurangan yang muncul dalam pertandingan,” kata pelatih berusia 56 tahun itu.

“Kekurangan tersebut kemudian diperbaiki melalui latihan sebagai persiapan menghadapi laga berikutnya. Jadi, pendekatan yang digunakan bersama tim nasional dan klub memang memiliki perbedaan,” lanjut pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Pendekatan tersebut sejauh ini berjalan positif bersama Persija. Borneo FC, Persib Bandung, Java United, dan PSIM menjadi korban keganasan Macan Kemayoran pada awal musim ini.

Catatan empat kemenangan beruntun merupakan awalan yang bagus bagi klub kebanggaan The Jakmania itu untuk menjaga konsistensi dalam persaingan BRI Super League 2026/2027.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *