Penyesalan Radja Nainggolan Tak Perkuat Timnas Indonesia: Saya Bisa 15 Tahun Berseragam Skuad Garuda

Mantan pemain bintang Timnas Belgia, Radja Nainggolan, membuat pernyataan mengejutkan. Ia mengaku cukup menyesal karena tidak memperkuat Timnas Indonesia dalam karier sepak bolanya.

Meski telah lama menjadi bagian dari Timnas Belgia, sebenarnya Radja Nainggolan memiliki peluang untuk membela Timnas Indonesia. Ia memiliki darah keturunan Indonesia yang berasal dari sang ayah, Marianus Nainggolan, yang bersuku Batak Toba.

Namun, ia memilih menjadi warga negara Belgia dan memperkuat tim nasional senior negara tersebut sejak debutnya pada 29 Mei 2009. Laga internasional terakhirnya bersama Timnas Belgia terjadi pada 28 Maret 2018 saat melawan Arab Saudi dalam laga uji coba.

Total, Nainggolan memainkan 30 laga bersama Red Devils dalam kurun waktu sembilan tahun. Selain itu, Radja Nainggolan juga pernah memperkuat Timnas Belgia di berbagai level usia, mulai dari U-16, U-19, U-20, hingga U-21.

Radja Nainggolan merupakan salah satu pemain asal Belgia yang sangat tersohor. Ia banyak menghabiskan kariernya di Liga Italia dengan membela klub-klub seperti Cagliari, AS Roma, hingga Inter Milan.

Pandangannya mengenai peluang bermain untuk Timnas Indonesia sangat menarik, mulai dari kegilaan suporter yang memadati stadion hingga fasilitas mewah yang didapatkan saat membela negara.

“Di sana ada tujuh puluh ribu penonton untuk satu pertandingan melawan Vietnam atau Irak, begitu fanatiknya pendukung mereka,” ucap Radja Nainggolan pekan lalu.

“Uang pun dilemparkan ke mana-mana. Para pemain bahkan disponsori Louis Vuitton, Hublot, dan Rolex. Sementara pemain internasional seperti Ivar Jenner di sini hanya bermain untuk Jong Utrecht,” lanjutnya.

Penyesalan lain yang ia rasakan karena tidak membela Timnas Indonesia adalah terkait durasi karier sepak bolanya. Kiprah Radja Nainggolan bersama Timnas Belgia hanya berjalan selama kurang lebih sembilan tahun.

Menurutnya, karier tersebut akan jauh lebih panjang jika ia bermain untuk Timnas Indonesia. Pemain berusia 38 tahun ini kini bermain untuk klub kasta kedua Liga Belgia, Patro Eisden.

“Ketenaran di sana, sensasi yang ada, serta citra Anda, itu juga bisa dimanfaatkan untuk masa depan jika Anda berhenti bermain sepak bola. Saat itu saya tidak memikirkannya, tetapi sekarang setelah berusia 38 tahun, saya melihatnya dengan cara yang berbeda,” tuturnya.

“Terutama ketika saya melihat karier internasional saya di sini, dan bagaimana karier itu berakhir di bawah asuhan Roberto Martinez. Saya bisa saja memiliki karier selama lima belas tahun sebagai pemain tim nasional Indonesia,” tandas Radja Nainggolan. : Het Nieuwsblad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *