Big Match Menanti di Akhir Pekan, Pemain Persita Harus Fokus Penuh Hadapi Persija

Duel antara Persita dan Persija menjadi salah satu pertandingan yang sangat dinantikan oleh seluruh penikmat sepak bola di Tanah Air, terutama para suporter setia kedua tim. Hingga pekan keempat BRI Super League 2026/2027, baik Persita maupun Persija sama-sama belum terkalahkan.

Persija saat ini memuncaki klasemen sementara dengan torehan 12 poin hasil dari empat kemenangan beruntun. Sementara itu, Persita berada di posisi kelima dengan modal delapan poin hasil dari dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Pada laga terakhir, Persita berhasil mengalahkan tim promosi Garudayaksa FC dengan skor 2-1 di Banten International Stadium (BIS), Serang. Di tempat yang sama, tim berjulukan Pendekar Cisadane akan kembali melakoni laga kandang untuk menjamu Persija pada Sabtu (17/10/2026) pukul 15.30 WIB.

Persita dan Persija kerap bersua di kasta teratas sepak bola Indonesia. Dalam 10 pertemuan terakhir, Macan Kemayoran masih mendominasi dengan lima kemenangan, dua kali kalah, serta tiga laga lainnya berakhir imbang.

Berkaca dari pengalaman tersebut, Persita tentu tidak ingin menenggak pil pahit. Dengan kata lain, pasukan Carlos Pena harus tampil sebagai pemenang. Menjamu Persija yang kini ditangani oleh mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Persita tetap merasa percaya diri.

Selain bermain di depan pendukung setianya, catatan empat laga tanpa kekalahan menjadi modal krusial bagi Hokky Caraka dkk. Tim pelatih pun terus menggenjot persiapan tanpa menyia-nyiakan waktu sedikit pun.

Strategi, taktik, serta filosofi permainan terus dimantapkan. Melalui latihan dan gim internal, para pemain diinstruksikan untuk lebih gigih menguasai bola dan tidak melakukan pelanggaran di wilayah pertahanan sendiri.

Manajemen dan tim pelatih meminta agar semua pemain benar-benar mempersiapkan diri sebaik mungkin menjelang akhir pekan nanti. “Fokus penuh untuk laga besar akhir pekan ini!” tulis Persita di Instagram klub.

Menariknya, duel nanti juga memantik emosi tersendiri bagi Carlos Pena. Sebelum menukangi Persita, juru taktik asal Spanyol itu pernah membesut Persija pada musim 2024/2025.

Oleh karena itu, pertarungan melawan Persija bukan sekadar menjamu tim kuat, melainkan juga pembuktian bahwa Carlos Pena siap beradu taktik dengan STY.

Carlos Pena tidak ingin pemainnya melakukan kesalahan sekecil apa pun. Melawan Persija, Persita harus tampil sempurna di semua lini. Persiapan terus digenjot dan laga sebelumnya menjadi bahan evaluasi agar tampil lebih baik saat bersua Persija. “Kami terus melakukan perbaikan agar bisa menampilkan permainan terbaik melawan tim kuat Persija Jakarta,” kata Carlos Pena.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *