Pelatih PSIM, Van Gastel, memastikan kondisi ruang ganti timnya tetap kondusif di tengah tren negatif pada awal musim. Van Gastel mengatakan anak asuhnya sudah bekerja keras dan berusaha memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan, meskipun hasil yang diraih belum sesuai dengan harapan.
“Saya rasa tim saya sudah melakukan segala hal yang mereka bisa. Mereka bekerja sangat keras, sadar akan target kita, paham apa yang kami perjuangkan, dan tahu bahwa kami harus bekerja keras. Itulah yang selama ini mereka lakukan,” ujar Van Gastel.
“Jadi, bagi saya, kondisi ruang ganti baik-baik saja. Jika Anda melihat tim kami hari ini dan juga di pertandingan-pertandingan sebelumnya, saya pikir tim saya tidak sedang main-main,” lanjutnya.
Pelatih asal Belanda itu menilai hasil yang diraih PSIM musim ini tidak terlepas dari faktor keberuntungan. Ia merasa timnya lebih banyak dinaungi dewi fortuna pada musim lalu dibandingkan situasi yang dialami sekarang.
“Pemain mencoba melakukan yang terbaik dan berusaha melakukan segalanya untuk meraih hasil positif. Satu-satunya hal, musim lalu kami memiliki sedikit lebih banyak keberuntungan yang tidak kami miliki di musim ini,” kata Van Gastel.
Meski demikian, Van Gastel menyadari PSIM harus segera mendulang poin untuk keluar dari situasi sulit. Ia tidak ingin menyalahkan pemain karena menilai mereka telah mengerahkan seluruh kemampuan demi mendapatkan hasil terbaik.
“Memang seperti itulah kenyataannya dan kami harus bisa meraih poin secepat mungkin. Namun, saya sama sekali tidak bisa mengeluhkan tim saya,” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
“Saya tidak akan pernah mengeluhkan tim, karena pemain sudah memberikan segalanya. Benar-benar segalanya untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik bagi klub serta diri mereka sendiri,” imbuhnya.
Laskar Mataram kini menghadapi tekanan untuk segera bangkit. Setelah melewati empat laga awal tanpa kemenangan, PSIM masih tertahan di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi satu poin.
Hasil teranyar menjadi pukulan telak bagi klub kebanggaan Brajamusti dan The Maident itu. Mereka kalah 0-4 dari Persija Jakarta saat bermain di kandang akhir pekan lalu.
Selain kesulitan meraih kemenangan, PSIM juga memiliki pekerjaan rumah di sektor serangan dan pertahanan. Mereka baru mencetak dua gol dan kebobolan delapan kali dalam empat laga.
Situasi tersebut membuat laga pekan kelima menjadi kesempatan penting bagi PSIM untuk memperbaiki keadaan. Laskar Mataram dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (16-10-2026) sore WIB.
