Gelandang Fabio diwawancarai mengenai perjalanan kariernya di Indonesia. Setelah menghabiskan sebagian besar waktunya di Liga Brasil, terutama di Serie C, Fabio mengambil langkah besar dengan mengadu nasib di BRI Super League.
Fabio bergabung dengan Persija pada awal musim 2024/2025 bersama rombongan pemain asal Brasil lainnya, seperti Allano Lima, Maxwell Souza, Van Basty Sousa, hingga Bruno Tubarao.
Namun, Fabio mengaku bahwa pada awalnya ia ditawarkan untuk membela Arema FC. Sebuah manuver di balik layar akhirnya justru membuatnya merapat ke tim ibu kota.
Di Persija, Fabio menjelma sebagai pilar yang tidak tergantikan. Pesepak bola berusia 29 tahun tersebut hampir selalu menjadi pemain inti jika tidak terkena akumulasi kartu atau cedera.
“Saya menerima tawaran dari seorang agen asal Brasil yang menangani perpindahan pemain ke Asia,” ujar Fabio. “Saya meninggalkan Brasil untuk bergabung dengan Arema FC, klub yang dimiliki oleh pemilik yang sama dengan Persija.”
“Dalam perjalanan menuju Indonesia, para pengusaha di sini membuat suatu pengaturan atau manuver yang sampai sekarang saya sendiri tidak tahu apa sebenarnya, sehingga akhirnya saya bergabung dengan Persija,” ungkapnya.
Fabio juga menjelaskan daya tarik sepak bola Indonesia bagi pemain asal Brasil. Saat ini, jumlah pemain asal Brasil di BRI Super League telah mencapai 66 orang dan 25 personel di Championship.
“Saya rasa hal ini disebabkan oleh banyaknya tempat yang tersedia bagi pemain asing. Selain itu, nilai mata uang mereka rendah, sementara kami menerima gaji dalam dolar,” ucap Fabio.
“Bagi saya, penghasilan yang saya dapatkan di sini terasa luar biasa jika dibandingkan dengan penghasilan saya ketika masih bermain di Brasil. Biaya hidup saya sangat rendah dan gaya hidup saya jauh lebih baik,” imbuh pemain yang telah mengoleksi 34 penampilan, tiga gol, dan tujuh assist untuk Persija itu.
Flashscore Brasil
