Madura United menjadi ujian berat yang harus dituntaskan oleh Bhayangkara FC. Kedua tim akan bertarung di markas Madura United, Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (16-10-2026).
Madura United saat ini bercokol di posisi keempat klasemen sementara dengan torehan sembilan poin hasil dari tiga kemenangan dan satu kekalahan. Kekalahan terakhir dari Persik Kediri membuat Madura United ingin menjadikan laga kontra Bhayangkara FC sebagai momentum untuk bangkit.
Di sisi lain, Bhayangkara FC siap bertempur dengan penuh percaya diri. Pasukan Oscar Bruzon bermodalkan catatan empat laga beruntun yang belum tersentuh kekalahan.
Pada laga terakhir, tim berjuluk The Guardians tersebut bahkan hampir mengalahkan Arema FC saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, akhir pekan lalu. Sempat unggul 2-0, tim kebanggaan warga Lampung ini harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2.
Setelah gagal membawa pulang tiga angka dari Malang, Bhayangkara FC bertekad untuk merealisasikannya di kandang Madura United. Tekad membara ini dilontarkan oleh Oscar Bruzon yang ingin memenangkan duel melawan Laskar Sapeh Kerrab.
Jika berhasil meraup tiga angka, posisi Bhayangkara FC yang kini berada di peringkat ke-10 dengan enam poin bakal merangkak naik.
“Kami akan mencoba meneruskan apa yang sudah kami lakukan, dan kami akan coba meneruskan hasil tidak terkalahkan di empat laga awal,” kata Oscar Bruzon.
Laga ini dipastikan tidak akan berjalan mudah. Meski begitu, tim pelatih lebih memilih untuk fokus pada evaluasi internal tim di semua lini.
“Kami juga sudah menganalisis apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan kami. Hal itu sudah disampaikan kepada pemain,” imbuh Oscar Bruzon.
Pelatih asal Spanyol itu juga terus mengingatkan anak asuhnya agar ekstra waspada. Hal ini dikarenakan Madura United merupakan tim kuat yang tidak terkalahkan dalam tiga laga beruntun.
