Kemenangan atas Arema FC Mulai Membuktikan Siapa Garudayaksa FC Sesungguhnya

Garudayaksa FC berupaya memupuk optimisme guna memanaskan persaingan papan atas. Memasuki pekan keenam, posisi Garudayaksa FC di klasemen sementara mulai membaik. Dengan mengemas lima poin, Garudayaksa FC kini bertengger di posisi ke-13.

Kendati kompetisi masih panjang dan persaingan kian sengit, tim berjuluk Spirit of Garuda itu tetap yakin bisa merealisasikan target untuk finis di lima besar pada akhir musim. Hal tersebut dikatakan oleh Derry Hidayat, COO Garudayaksa FC, usai timnya mengalahkan Arema FC pada pekan kelima, Sabtu kemarin.

Tampil impresif, pasukan Milos Joksic menang telak 3-1 setelah sempat tertinggal 0-1. Ketiga gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Brian Rubio, Jairo Jean, dan Carlos Iury. Hasil positif di Stadion Pakansari, Cibinong merupakan kemenangan pertama dalam lima pertandingan yang sudah dilakoni tim promosi tersebut.

“Terkait optimisme, Garudayaksa FC masih yakin untuk bisa bersaing di papan atas. Di sepak bola Indonesia ini, saya rasa semua tim optimistis untuk memberikan yang terbaik bagi timnya,” kata Derry Hidayat.

Derry Hidayat mengakui bahwa timnya sempat “telat panas”. Hal itu karena amunisi yang dibutuhkan tim pelatih belum lengkap, baik dari sisi pemain asing maupun pemain lokal.

“Yang perlu saya garis bawahi, tim kami mungkin sedikit telat melengkapi pemain, baik pemain asing maupun lokal. Jadi, mungkin kami sedikit telat panas untuk kompetisi ini, apalagi kami tim baru di BRI Super League,” imbuh Derry Hidayat.

Pelan tetapi pasti, komposisi pemain kini sudah komplet berkat adanya penambahan darah segar menjelang ditutupnya jendela transfer paruh musim. “Setelah empat match kami hanya bisa meraih dua poin. Tapi, di match kelima pemain sudah bisa menunjukkan jati dirinya, semangat, serta kekompakan satu sama lain, sehingga akhirnya kami bisa memenangkan pertandingan,” ujar Derry.

Pria yang juga menjabat sebagai manajer Garudayaksa FC tersebut menambahkan bahwa di sepak bola tak ada tim yang terlalu kuat dan sebaliknya tak ada tim yang terlalu lemah. “Siapa pun bisa memenangkan pertandingan, selagi tim itu betul-betul konsisten selama 90 menit. Kemenangan yang kami raih adalah bentuk pembuktian pemain kami; mereka bisa menjawab tantangan manajemen dan tim pelatih, serta mampu menghadapi siapa pun,” imbuh Derry.

“Jadi, saya rasa Garudayaksa FC masih bisa untuk mengejar keunggulan rival. Mungkin kami bisa menunjukkan performa kami dan semoga pemain tetap konsisten sampai kompetisi ini selesai. Apalagi kami akan bermain sangat ketat di bulan November dan Desember karena ada League Cup. Saya rasa itu juga jadi tantangan kami, baik pemain lokal maupun pemain asing,” lanjut Derry Hidayat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *