Mathew Baker Blak-blakan tentang Keputusan Membela Timnas Indonesia ketimbang Australia: Bukan Perkara Tentang Memilih

Bek tersebut blak-blakan mengenai pilihannya membela Timnas Indonesia ketimbang Timnas Australia. Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 13 Mei 2009. Ayahnya berasal dari Negeri Kanguru, sementara ibunya lahir di Indonesia.

Baker, yang kini berusia 17 tahun, telah mendapatkan panggilan Timnas U-17 saat menginjak usia 15 tahun. Mulai tahun ini, ia dipromosikan ke Timnas U-20 dan mendapatkan kesempatan debut bersama Timnas Indonesia.

Namun, pada Agustus 2024, Baker sempat menerima panggilan dari Timnas Australia U-17 untuk Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Dalam wawancaranya dengan media Negeri Kanguru, SBS, Baker ditanya mengenai peluangnya memperkuat Australia di masa depan.

“Ya, benar. Kalau saya ingin berpindah, saya harus menunggu tiga tahun,” ujar Baker. “Kemudian, kalau saya mendapatkan dua penampilan lagi bersama Indonesia, saya tidak bisa berpindah,” jelasnya.

Bagi Baker, bermain untuk Timnas Indonesia bukanlah sekadar pilihan. Bek Melbourne City tersebut merasa bahwa darah kedua negara mengalir dalam tubuhnya.

“Bagi saya, sebenarnya ini bukan keputusan antara memilih Indonesia atau Australia. Ini bukan soal harus memilih salah satu karena saya adalah bagian dari keduanya,” ucap Baker. “Saya anak Indonesia dan saya juga anak Australia. Saya sangat mencintai kedua negara tersebut. Namun, saya sudah bermain untuk Indonesia sejak berada di tim kelompok usia muda.”

“Saya merasakan begitu banyak cinta dan rasa memiliki ketika berada di sana. Jadi, tidak ada alasan bagi saya untuk berpindah.”

“Sampai hari ini, saya selalu diperlakukan dengan sangat baik. Karena itulah, fokus saya sekarang adalah bermain untuk Indonesia,” papar Baker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *