Vietnam Makin Khawatir Mendengar Timnas Indonesia Segera Diperkuat Taisei Marukawa

Rencana naturalisasi Taisei Marukawa kini menjadi perhatian. Pemain asal Jepang tersebut dinilai berpotensi menambah kekuatan Timnas Indonesia, terutama jika proses perpindahan kewarganegaraannya rampung sebelum Piala Asia 2027.

Marukawa saat ini tengah menjalani proses naturalisasi setelah memenuhi persyaratan tinggal di Indonesia selama lebih dari lima tahun. Pemain berusia 29 tahun tersebut sudah berkarier di sepak bola Indonesia sejak 2021 dan saat ini memperkuat Dewa United.

Media Vietnam, Soha, menyoroti potensi kehadiran Marukawa di Skuad Garuda. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini dinilai dapat menjadi tambahan kekuatan bagi lini serang Indonesia, sekaligus menjadi ancaman bagi tim-tim pesaing di kawasan Asia Tenggara.

“Tim nasional Indonesia akan segera memiliki satu lagi bintang naturalisasi kelas atas, yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi tim nasional Vietnam,” tulis Soha dalam pemberitanya.

Perkembangan terbaru mengenai proses naturalisasi Marukawa disampaikan oleh Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI. Ia mengungkapkan bahwa pemain kelahiran Higashihiroshima tersebut telah menyelesaikan tahapan yang diperlukan dan kini tinggal menunggu dua proses lanjutan.

“Banyak bertanya bagaimana dengan Taisei Marukawa, pemain berdarah Jepang yang telah melaksanakan proses naturalisasi mandiri,” ujar Noor Korompot.

“Saat ini, semua proses telah dilaksanakan dan tinggal menunggu dua tahap lagi. Sabar ya!” tambahnya.

Noor juga menyebutkan bahwa peluang Marukawa untuk memperkuat Timnas Indonesia pada Piala Asia 2027 masih terbuka. Namun, kesempatan tersebut bergantung pada penyelesaian seluruh tahapan naturalisasi yang sedang berjalan.

“Taisei telah menyerahkan seluruh dokumen administrasi yang diperlukan dan saat ini tinggal menunggu persetujuan lanjutan,” imbuhnya.

Jika seluruh proses selesai dan Marukawa memperoleh kewarganegaraan Indonesia sesuai jadwal, ia berpeluang masuk dalam pertimbangan untuk memperkuat Tim Garuda di Piala Asia 2027. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2027.

Marukawa pertama kali berkiprah di Indonesia pada musim 2021/2022 bersama Persebaya Surabaya. Sebelum merumput di tanah air, ia menimba pengalaman bersama Hiroshima HS dan Chuo University, kemudian melanjutkan karier profesional di sejumlah klub di Malta dan Latvia.

Setelah satu musim bersama Persebaya, Marukawa melanjutkan kariernya di PSIS Semarang. Ia menghabiskan dua musim bersama klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut sebelum akhirnya bergabung dengan Dewa United pada 2024.

Bersama Dewa United, Marukawa terus menjadi bagian penting dari lini serang tim berjuluk Banten Warriors tersebut. Pengalamannya bermain di beberapa klub Indonesia membuatnya telah mengoleksi banyak penampilan di kompetisi domestik.

Sepanjang kariernya di sepak bola Indonesia, Marukawa telah mencatatkan 163 penampilan dengan torehan 36 gol dan 45 assist. Catatan tersebut memperlihatkan kontribusinya dalam menciptakan peluang sekaligus menghasilkan gol bagi tim yang dibelanya.

Performa Marukawa juga mencuri perhatian pada BRI Super League 2026/2027. Hingga pekan keenam, ia telah mengemas lima assist dan memimpin daftar pemain dengan kontribusi assist terbanyak.

Sumbangan tersebut turut mengiringi kiprah Dewa United yang berada di puncak klasemen sementara. Performa impresif ini menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan karier Marukawa di kompetisi sepak bola Indonesia.

Soha menilai kehadiran Marukawa berpotensi memberikan opsi tambahan bagi Timnas Indonesia di sektor sayap dan lini serang. Media tersebut juga menyoroti kemungkinan pertemuan Indonesia dan Vietnam dalam turnamen mendatang, termasuk Piala AFF.

Marukawa dipandang berpotensi menjadi salah satu pemain yang perlu diwaspadai apabila kedua negara kembali berhadapan. Meski begitu, kepastian Marukawa untuk memperkuat Timnas Indonesia masih bergantung pada rampungnya seluruh proses naturalisasi.

Peluang untuk tampil pada Piala Asia 2027 pun masih bergantung pada perkembangan proses tersebut, serta keputusan pelatih John Herdman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *