Calvin Verdonk Makin Terasah di Eropa Berduel dengan Victor Osimhen, Jadi Nilai Plus untuk Timnas Indonesia

Timnas Indonesia mendapat banyak keuntungan dari kiprah para pemain abroad, khususnya yang sedang berkarier di Eropa. Kehadiran mereka menambah kekuatan skuad Garuda.

Calvin Verdonk baru saja mencatat rekor sebagai pemain Indonesia pertama yang menjalani debut di ajang bergengsi Liga Champions Eropa. Pekan lalu, ia dimainkan saat Lille menantang tuan rumah Arsenal, meskipun harus mengakui kekalahan telak 0-3. Verdonk bermain selama 12 menit di Emirates Stadium dan tampil cukup percaya diri.

Sepekan kemudian, Verdonk kembali mencatat rekor sebagai orang Indonesia pertama yang tampil sebagai starter hingga bermain penuh 90 menit di Liga Champions. Lille menjamu Galatasaray pada matchday ketiga League Phase Liga Champions 2026/2027 di Decathlon Arena – Stade Pierre-Mauroy, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Sayangnya, Les Dogues kalah telak 2-4 dari wakil Turki tersebut.

Selain bertemu lawan-lawan tangguh di kompetisi domestik Ligue 1, persaingan di kompetisi antarklub paling elite di Eropa memberikan pengalaman tersendiri bagi Calvin Verdonk. Saat bertemu Arsenal pekan lalu, Verdonk mampu meladeni permainan tim yang diisi pemain bintang seperti Bruno Guimaraes, Eberechi Eze, David Raya, Gabriel Magalhaes, hingga Bukayo Saka.

Kemudian, saat bertemu Galatasaray, Verdonk merasakan sensasi berduel dengan Roland Sallai, Gabriel Sara, Ilkay Gundogan, serta striker tajam Victor Osimhen. Khususnya Osimhen, bomber andalan Timnas Nigeria tersebut, memberikan pengalaman berharga bagi Verdonk yang dapat ditularkan ke Timnas Indonesia. Osimhen sendiri berhasil mencetak satu gol ke gawang Lille kemarin.

“Menurut saya, Osimhen adalah penyerang papan atas; cepat dan kuat. Kami memiliki bek-bek yang berkualitas, tetapi memang sulit,” ujar Calvin Verdonk setelah pertandingan Lille versus Galatasaray.

Dalam duel Lille versus Galatasaray, Calvin Verdonk dipercaya tampil sejak menit pertama di posisi bek kiri, menggantikan Romain Perraud. Ia melengkapi barisan pertahanan Lille bersama Alexsandro, Nathan Ngoy, dan Maxima Goffi.

Dalam ulasannya, media lokal Prancis, Le Petit Lillois, menilai Verdonk tampil agresif, tetapi terkadang berlebihan dalam menjalankan tugasnya. Ia juga dinilai cukup tegas dalam bertahan, meskipun gagal mengantisipasi pergerakan Roland Sallai menjelang akhir babak pertama.

“Tampil menggantikan Romain Perraud, Calvin Verdonk bermain agresif, bahkan terlalu agresif. Ia cukup lugas dalam bertahan, tapi ia berhasil dikelabui oleh Roland Sallai dalam proses terciptanya gol penyeimbang Galatasaray tepat sebelum babak pertama berakhir,” tulis Le Petit Lillois.

Berikutnya, Lille akan kembali fokus pada persaingan kompetisi domestik Ligue 1 2026/2027. Lille dijadwalkan menantang tuan rumah AS Monaco di Stadion Louis II pada Minggu (25/10/2026) malam WIB.

Ada kemungkinan Verdonk akan kembali dirotasi ke bangku cadangan, sehingga Romain Perraud akan kembali menempati posisi starter sebagai bek kiri.

Lille dan Monaco sama-sama mengoleksi 14 poin dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Menariknya, perolehan poin tersebut sama dengan koleksi Lyon, PSG, dan Paris FC dalam persaingan di papan atas klasemen.

Musim ini, Verdonk sudah memainkan lima pertandingan di Ligue 1 dan satu di antaranya menjadi starter saat menghadapi Toulouse pada pekan ketiga. : Le Petit Lillois

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *