PSIM kembali gagal menuju jalur kemenangan setelah ditahan imbang 0-0 pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (24/10/2026) sore WIB, kedua kesebelasan harus puas berbagi poin.
Berdasarkan data Flashscore, PSIM sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen. Sementara itu, Isenmulang FC hanya mencatatkan penguasaan bola sebesar 37 persen.
Berikut adalah beberapa fakta menarik yang tersaji pada pertandingan ini. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.
Hasil seri ini membuat PSIM melewati tujuh laga beruntun tanpa kemenangan di BRI Super League. Pekan lalu, Laskar Mataram harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 0-1 (20/10/2026).
Dalam lima pertandingan lainnya, tim berlogo Tugu Pal Putih tersebut harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya (0-1), Madura United (1-2), Persija Jakarta (0-4), dan PSM Makassar (1-2). Satu-satunya hasil imbang diperoleh kala menjamu Persita Tangerang pada pekan perdana di Stadion Sultan Agung, Bantul (5/10/2026) dengan skor akhir 1-1.
Secara permainan, PSIM sebenarnya mampu menguasai jalannya laga. Namun, lemahnya konsentrasi di lini belakang serta kurang efektifnya penyelesaian akhir membuat mereka gagal meraih poin penuh.
Tambahan satu poin dari Bali belum cukup untuk mengangkat posisi PSIM di klasemen sementara. Skuad Naga Jawa masih tertahan di peringkat ke-17 dengan koleksi dua poin.
PSIM bersama Persijap Jepara menjadi dua tim yang belum mampu memetik kemenangan musim ini. Namun, situasi Laskar Kalinyamat terasa lebih tragis karena mereka selalu menderita kekalahan.
Situasi ini bisa semakin menyulitkan PSIM apabila Persijap mampu mengalahkan tamunya, Java United, di Stadion Gelora Bumi Kartini malam ini. Jika berhasil menang, Laskar Kalinyamat akan mengoleksi tiga poin dan berpeluang naik ke peringkat ke-17.
Sebaliknya, PSIM bisa turun satu tingkat ke posisi juru kunci. Catatan awal musim ini terbilang memprihatinkan bagi PSIM.
Mereka bahkan memiliki hasil lebih buruk ketimbang Java United dan Isenmulang FC, dua tim yang memulai kompetisi dengan pengurangan poin. Kedua klub tersebut mendapat sanksi pengurangan dua poin dari I.League terkait perubahan markas atau stadion, serta perubahan nama maupun identitas klub setelah proses Club Licensing Cycle selesai.
Kendati memulai kompetisi dengan minus poin, Java United dan Isenmulang Kalteng FC telah berhasil mengumpulkan angka dari hasil pertandingan mereka. Java United mengukir dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Sementara itu, tim promosi Isenmulang FC mengemas satu kemenangan, dua hasil imbang, serta empat kekalahan. Hasil tersebut membuat Isenmulang FC saat ini menduduki urutan ke-16 klasemen sementara dengan perolehan tiga poin dari tujuh pertandingan yang dijalani.
