Borneo FC Samarinda tampil impresif di musim 2026/2027. Mereka melaju ke babak perempat final setelah menyapu bersih dua laga di fase grup. Dalam persaingan Grup D AFC Challenge League yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Borneo FC Samarinda menang 2-0 atas Yangon United dan 3-1 atas Tainan City.
Wakil Myanmar, Shan United, akan menanti Borneo FC Samarinda di babak perempat final setelah lolos dari Grup E. Borneo FC Samarinda tentu berpeluang besar untuk melaju lebih jauh di AFC Challenge League 2026/2027. Mereka berpotensi menyamai bahkan melampaui pencapaian Madura United pada musim 2024/2025.
Namun, Borneo FC Samarinda harus menanti cukup lama untuk berlaga di perempat final AFC Challenge League 2026/2027. Hal ini dikarenakan fase tersebut baru akan digelar pada Maret tahun depan.
Shan United akan bertindak sebagai tuan rumah pada leg pertama. Mereka dijadwalkan menjamu Borneo FC Samarinda di Thuwunna Stadium, Yangon, pada 11 Maret 2027. Sepekan berselang, giliran Borneo FC Samarinda yang bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu Shan United di Stadion Segiri, Samarinda.
Sementara itu, pelatih Borneo FC Samarinda, Mauro Jeronimo, mengapresiasi mentalitas para pemain yang mampu merespons ketertinggalan tanpa kehilangan fokus. Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi bukti pentingnya menjaga ketenangan ketika menghadapi situasi sulit.
“Target utama kami adalah lolos ke perempat final dan kami berhasil mendapatkannya. Dalam sepak bola tidak ada laga yang mudah, kami harus menghormati lawan karena mereka juga punya ambisi,” ujar Mauro.
Ia juga menilai para pemain mampu menjalankan rencana permainan dengan baik setelah turun minum. Meski sempat kebobolan lebih dulu, Borneo FC tidak terburu-buru dan terus membangun serangan hingga berhasil membalikkan keadaan.
Mauro menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja keras seluruh elemen tim. Ia pun mempersembahkan pencapaian tersebut kepada masyarakat Samarinda dan sepak bola Indonesia secara umum.
“Kemenangan ini pertama-tama untuk Samarinda, lalu untuk Indonesia karena kami membawa nama negara dan memperjuangkan poin koefisien klub Asia,” katanya.
