BRI Super League: Cahya Supriadi Tak Mau PSIM Terus Terpuruk, Borneo FC Jadi Fokus Berikutnya

Penjaga gawang PSIM, Cahya, mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya setelah timnya kembali gagal meraih kemenangan. PSIM harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi tim promosi Isenmulang Kalteng FC pada pekan ketujuh di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026) sore WIB.

Cahya menilai tambahan satu poin dan keberhasilan meraih hasil imbang tersebut menjadi modal penting bagi PSIM untuk menatap laga selanjutnya. “Kami harus bekerja keras lagi. Kami percaya bisa keluar dari zona degradasi. Kami menatap laga-laga berikutnya dengan positif karena mendapatkan satu poin itu tidak mudah,” ujar Cahya.

Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Laskar Mataram menjadi tujuh pertandingan beruntun. Musim ini, PSIM baru mencatatkan dua hasil imbang dan menderita lima kekalahan.

“Kita tahu di awal musim kami sangat kesulitan dan hanya mendapatkan satu poin. Satu poin tambahan ini sangat berarti bagi kami saat berhadapan dengan Borneo FC di kandang nanti,” kata Cahya.

Hasil imbang di Bali belum mengubah posisi PSIM di klasemen sementara. Tim berlogo Tugu Pal Putih itu menempati peringkat ke-17 dengan koleksi dua poin. Kiper jebolan akademi Persija Jakarta tersebut menyadari timnya harus bekerja keras untuk keluar dari zona degradasi. Meski demikian, Cahya yakin kemenangan akan segera datang bagi PSIM.

Sementara itu, pelatih PSIM, Guntur Cahyo Utomo, mengatakan timnya memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum bersua Borneo FC. Laskar Mataram dijadwalkan menjamu Borneo FC pada pekan kedelapan BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026) pukul 15.30 WIB.

“Kami harus bekerja lebih keras lagi ke depan. Memperbaiki apa yang memang belum ada dan memaksimalkan apa yang memang belum optimal di latihan-latihan berikutnya untuk persiapan pertandingan mendatang,” ucapnya.

Laga ini menjadi kesempatan bagi PSIM untuk memburu kemenangan perdana. Namun, Laskar Mataram perlu memaksimalkan waktu persiapan agar bisa tampil lebih baik di depan pendukung sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *