Madura United tidak datang ke markas Persebaya sekadar untuk meramaikan Derbi Suramadu. Berbekal kemenangan atas Persib Bandung, Laskar Sape Kerrab bertekad mencuri poin di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), meski harus menghadapi tekanan suporter tuan rumah.
Madura United akan menantang Persebaya pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, Senin (26/10/2026) malam. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang sama-sama membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Tim besutan Jose Gomes memiliki kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Persib Bandung dengan skor 1-0 pada pekan keenam. Gol Dimitar Mitkov pada menit ke-89 memastikan Madura United meraih tiga poin sekaligus mengakhiri periode kurang maksimal dalam dua pertandingan sebelumnya.
Gomes menyadari bahwa lawatan ke Surabaya bukan perkara mudah. Pelatih asal Portugal itu menilai Persebaya memiliki kualitas yang patut diwaspadai, terlebih Green Force bermain di hadapan pendukungnya sendiri. “Laga besar sudah persiapan untuk datang ke sana. Kami tahu Persebaya tim kuat, tim yang bisa bawa juara. Ini kesulitan buat kami,” ungkap pelatih yang dikenal dengan nama Ze Gomes itu.
Kendati mengakui beratnya tantangan, Gomes menegaskan Madura United tetap membawa ambisi untuk mendapatkan poin dari kandang Persebaya. Menurutnya, tim harus memiliki keberanian sekaligus kewaspadaan agar bisa menjalankan rencana permainan dengan baik. “Dalam sistem kami, kami mau datang lawan mereka dan waspadai mereka. Kami tidak takut, karena kami mau ambil poin di sana,” imbuhnya.
Sikap optimistis Gomes juga didukung oleh kepercayaannya terhadap kemampuan para pemain. Ia menilai skuad Madura United mempunyai kualitas untuk bersaing dengan klub lain, asalkan mampu menerapkan instruksi tim pelatih secara maksimal selama pertandingan. “Saya mempercayainya karena saya memiliki sekelompok pemain yang melakukan apa yang saya minta dengan kualitas yang baik, bersaing setara dengan klub mana pun di Indonesia,” ujarnya.
Madura United juga memiliki kenangan positif ketika bertandang ke GBT pada musim lalu. Laskar Sape Kerrab menundukkan Persebaya dengan skor 2-1 pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Saat itu, Lulinha dan Requelme menjadi pencetak gol kemenangan tim tamu, sedangkan Persebaya hanya mampu membalas melalui Ryan Ardiansyah.
Kapten Madura United, Lulinha, berharap timnya mampu mengulang pencapaian tersebut. Pengalaman meraih kemenangan di kandang Green Force menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk kembali berjuang mendapatkan hasil maksimal dalam Derbi Suramadu kali ini. “Kami mau mencoba seperti musim kemarin. Kami akan berusaha maksimal untuk itu. Jika kami sudah pernah tentu bukan hal mustahil untuk kami coba lagi,” ujar Lulinha.
Selain kemenangan atas Persib, Madura United juga membawa modal tidak terkalahkan dalam dua pertandingan terakhir. Sebelum mengamankan tiga poin atas Maung Bandung, mereka bermain imbang 3-3 ketika menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Hasil itu menunjukkan Laskar Sape Kerrab masih memiliki pekerjaan rumah di lini pertahanan, tetapi juga mampu menjaga daya saing di tengah persaingan liga.
Sementara itu, Persebaya berusaha bangkit setelah melalui dua pertandingan tanpa kemenangan. Bajul Ijo bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman dan kemudian kalah 0-1 dari PSM Makassar. Situasi ini membuat duel di GBT menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk kembali ke jalur positif sekaligus menghadirkan tantangan tersendiri bagi ambisi Madura United.
Dengan modal kemenangan atas Persib, pengalaman menaklukkan Persebaya di GBT, dan keyakinan sang pelatih terhadap kualitas skuadnya, Madura United datang membawa target jelas. Namun, ambisi itu harus dibuktikan di lapangan ketika Laskar Sape Kerrab berhadapan dengan Green Force dalam derbi yang dipastikan berlangsung penuh gengsi.
