Persija Kontra Persik Salah Satu Laga Terbaik BRI Super League 2026/2027, Pengamat: Efek Shin Tae-yong Sangat Kuat di Macan Kemayoran

Duel pada pekan ketujuh yang berakhir dengan skor 2-1 dinilai pengamat sepak bola nasional sebagai laga terbaik musim ini sejauh ini. Faktor Shin Tae-yong dan materi mewah Macan Kemayoran membuat tim lawan selalu memiliki spirit berlipat saat bertarung.

“Dari tujuh pertandingan yang telah dijalani, laga yang melibatkan Persija selalu menarik untuk ditonton. Saya kira ini karena efek Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija. Saya amati, semua pelatih ingin mengadu taktik dengan mantan pelatih Timnas Indonesia itu,” kata Gusnul Yakin.

Selain efek Shin Tae-yong, nama besar Macan Kemayoran sebagai kekuatan tradisional sepak bola di Tanah Air juga menjadi daya tarik yang membuat atmosfer pertandingan berlangsung sengit.

“Sejak era Perserikatan, pertandingan yang melibatkan Persija dan tim-tim tradisional lainnya selalu sangat emosional. Apalagi sekarang Persija memiliki materi tim yang bagus, sehingga pemain lawan pun berambisi untuk mengalahkan mereka,” lanjut Gusnul Yakin.

Khusus untuk pertarungan kontra Persik, pengamat sepak bola senior asal Malang tersebut merasa disuguhi tontonan berkualitas tinggi.

“Saya sangat menyukai dan menikmati partai Persija melawan Persik. Kedua tim tampil terbuka. Saya salut kepada pemain Persik yang tetap bermain terbuka dalam menghadapi tim sekuat Persija. Spirit Persik ini seperti yang saya alami ketika melatih Arema pada 2003. Mereka ngotot dan pantang menyerah,” tuturnya.

Mantan pelatih Arema dan PKT Bontang tersebut menilai tensi pertandingan itu tidak kalah dari duel Persija kontra Persib Bandung, Persita Tangerang, Borneo FC, hingga Arema FC.

“Kalau Persija melawan Persib, ada aura rivalitas. Pertandingan melawan Persik ini berbeda. Meski kedua tim memiliki hubungan baik, hal itu tidak mengurangi spirit para pemain untuk saling mengalahkan. Ini pertanda bagus bagi kompetisi di Indonesia,” lanjut Gusnul Yakin.

Gusnul Yakin juga memuji keahlian dan kejelian Shin Tae-yong dalam meracik taktik bagi Persija. Ia membandingkannya dengan saat Shin Tae-yong menukangi Timnas Indonesia.

Pelatih asal Korea Selatan itu sering dikritik karena menampilkan sepak bola negatif dengan banyak bertahan. Namun, di Persija dengan materi mumpuni di segala lini, Shin Tae-yong menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih jempolan.

“Di Timnas Indonesia, dia tidak bisa menciptakan taktik seperti di Persija karena kekuatan materi pemain yang dimilikinya berbeda. Dari situ saya menilai Shin Tae-yong memang pelatih bagus. Dia menunjukkan kualitasnya di Persija,” nilai Gusnul Yakin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *