Usai perjalanan tiga tahun di Eropa, gelandang berusia 22 tahun itu memilih kembali ke Indonesia untuk bergabung dengan Persija. Marselino percaya bahwa Persija adalah tim terbaik baginya setelah melewati periode sulit di benua biru, di mana ia jarang bermain dan lebih sering mengalami cedera.
Prospek cerah Persija serta kehadiran Shin Tae-yong sebagai juru taktik—yang merupakan pelatih yang memercayainya di Timnas Indonesia—membuat Marselino tidak ragu untuk menandatangani kontrak selama dua musim bersama tim ibu kota.
“Yang pasti sekarang saya melihat tim yang benar-benar serius dan bisa memaksimalkan potensi saya,” ujar Marselino. “Saat kondisi seperti ini, fokus saya adalah mengembalikan performa dan kebugaran saya. Persija adalah tim yang terbaik untuk saya ke depannya,” jelasnya.
Namun, dalam waktu dekat, Marselino belum bisa bermain untuk Persija. Ia masih dalam tahap pemulihan cedera setelah menjalani operasi otot pada pertengahan Agustus 2026. Sebelumnya, ia juga menjalani operasi pada akhir Desember 2025 untuk menyembuhkan masalah hamstring.
Marselino melihat Persija memiliki peluang besar untuk menjadi juara BRI Super League 2026/2027. Kelak ketika kembali ke lapangan, ia berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuannya. “Saya akan selalu memberikan yang terbaik dan berharap kami bisa juara bersama di tahun ini,” ucap Marselino.
Marselino akan mengenakan nomor punggung 10 di Persija. Pesepak bola kelahiran Jakarta pada 9 September 2004 itu kemungkinan akan diproyeksikan sebagai jenderal di lini tengah. “Dengan komposisi pemain dan pelatih sekarang, kami optimistis bisa meraihnya,” ucap Marselino.
