Gelandang Farhan Zulkifli menunjukkan motivasi diri yang tinggi menjelang laga kontra tuan rumah di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim akan bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/9/2026) malam pukul 20.00 WIB.
Pertandingan Singapura versus Timnas Indonesia ini merupakan laga pertama Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026, setelah partai pembukaan antara Malaysia kontra Bangladesh pada sore harinya. Farhan Zulkifli mulai menjadi pemain yang menonjol di skuad besutan Gavin Lee.
Performa gelandang berusia 23 tahun ini menarik perhatian Gavin Lee. Sejak debutnya pada 3 Januari 2023, ia telah memainkan 17 laga dan mencetak satu gol untuk negaranya.
Pemain sayap bertubuh mungil ini baru dua kali menjadi starter dalam sembilan pertandingan internasional yang dilakoni Singapura sepanjang 2026. Farhan Zulkifli memiliki posisi favorit sebagai penyerang atau sayap kiri yang bisa menjadi pelapis ideal bagi Song Ui-yong.
Potensi Farhan Zulkifli membawa dampak positif bagi Timnas Singapura. Seperti dalam kemenangan 4-0 atas Mongolia dalam laga persahabatan pada Mei lalu, ia memberikan *assist* untuk gol Song Ui-yong melalui umpan dari sisi kiri lapangan.
Pada laga leg kedua semifinal Piala AFF 2026 melawan Thailand di bulan Agustus, aksi larinya yang agresif memaksa kiper Thailand melakukan penyelamatan. Hal tersebut kemudian membuka peluang bagi Harhys Stewart untuk mencetak gol jarak jauh.
Penampilannya yang penuh energi membuat sejumlah penggemar mendesak agar pemain berusia 23 tahun ini diberikan posisi sebagai *starter* secara reguler. Menanggapi hal tersebut, sang pemain menyampaikan komentar yang bijak.
“Saya percaya kesempatan tidak datang sering-sering, jadi ketika kesempatan itu tiba, kita harus menyambutnya dengan tangan terbuka. Ini bukan hal yang saya anggap remeh, ini adalah sesuatu yang kami, sebagai pesepak bola, perjuangkan dengan sangat keras,” tuturnya saat berbicara di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
“Menurut saya, tidak masalah apakah saya bermain sejak awal atau masuk dari bangku cadangan, karena sebisa mungkin, saya ingin membantu tim dengan cara apa pun. Saya hanya ingin memberikan dampak positif berupa kemenangan,” lanjut pemain asal klub Lion City Sailors tersebut.
Farhan berharap bisa mendapatkan lebih banyak pengalaman di ajang FIFA ASEAN Cup yang berlangsung di Indonesia pada 24 September hingga 5 Oktober. Singapura termasuk di antara delapan tim yang berlaga di Divisi 1 turnamen tersebut.
Selain tuan rumah Indonesia, peserta lainnya meliputi juara bertahan Piala AFF Vietnam, tim kuat Thailand, tim kuda hitam Malaysia, Filipina, serta tim undangan Bangladesh dan Pakistan. Setelah melawan tuan rumah Indonesia, Singapura selanjutnya akan melawan Bangladesh di lokasi yang sama pada 28 September.
Singapura juga dijadwalkan menghadapi Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 1 Oktober 2026. “Suasana di dalam tim sangat positif setelah performa kami di Piala AFF baru-baru ini. Sekarang menjadi kesempatan baru bagi kami untuk menunjukkan kemampuan kami di turnamen kali ini,” tegas Farhan Zulkifli.
Kontribusi Farhan mendapat perhatian khusus dari pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, yang kerap menurunkannya sebagai pemain pengganti. Farhan Zulkifli sempat kesulitan mendapat menit bermain sebelum ditangani oleh Gavin Lee.
Namun, di bawah arahan Gavin Lee, Farhan Zulkifli selalu bermain dalam delapan laga beruntun Singapura sepanjang 2026. “Farhan, seperti halnya setiap pemain di tim ini, telah berjuang keras untuk memberikan yang terbaik bagi tim. Kami beruntung memiliki pemain-pemain yang bersedia mengutamakan kepentingan tim,” beber Gavin Lee.
“Setiap pertandingan membutuhkan solusi yang berbeda mengingat konteks yang juga berbeda. Selain itu, kondisi para pemain saat menghadapi setiap pertandingan pun berbeda-beda. Pada akhirnya, kami mempertimbangkan keseluruhan konteks pertandingan dan tim sebelum menentukan susunan sebelas pemain utama,” tandas sang pelatih. : The Strait Times
