Hamza Choudhury Kagum Perkembangan Timnas Indonesia: Mereka Seharusnya Bisa Segera Lolos ke Piala Dunia

Pujian datang dari gelandang bintang Bangladesh, Hamza Choudhury. Pemain berdarah Inggris itu mengaku akan sangat terkejut apabila Tim Merah Putih gagal melenggang ke putaran final Piala Dunia 2030.

Pernyataan tersebut disampaikan Hamza Choudhury di sela-sela sesi latihan Timnas Bangladesh di Lapangan A, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Skuad Bangladesh saat ini sudah berada di ibu kota untuk bersiap menghadapi persaingan di Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026.

Berada dalam satu grup dengan Skuad Garuda, Hamza meyakini tim besutan John Herdman tersebut memiliki potensi luar biasa untuk terus berbicara banyak di panggung sepak bola internasional.

“Saya pikir Timnas Indonesia punya peringkat FIFA yang cukup baik. Mereka memiliki banyak kualitas di dalam tim dan didukung pelatih kepala yang sangat bagus,” kata Hamza Choudhury.

Hamza merasa Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk melaju ke putaran final Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol. Menurutnya, Tim Merah Putih memiliki modal yang sangat bagus, termasuk dukungan suporter yang luar biasa.

“Khususnya untuk kualifikasi Piala Dunia berikutnya, saya akan sangat terkejut kalau mereka tidak berada di antara tim-tim yang lolos ke Piala Dunia 2030. Sebagai sebuah negara sepak bola, saya pikir mereka sangat bagus,” tegas mantan pemain Leicester City tersebut.

Tak hanya memuji kualitas teknis dan kedalaman skuad Merah Putih, pemain dengan profil paling mentereng di skuad Bangladesh ini juga mengaku terkesan dengan atmosfer serta sambutan hangat masyarakat Indonesia sejak mendarat di Jakarta.

“Ya, sangat luar biasa, persis seperti yang saya harapkan,” tutur Hamza sembari tersenyum saat mengomentari keramahan publik tuan rumah.

Laga antara Timnas Indonesia melawan Bangladesh diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti di fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan ini sekaligus menjadi ujian berharga bagi juru taktik John Herdman dalam mengukur kesiapan anak asuhnya sebelum melangkah lebih jauh ke panggung kualifikasi global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *