Matheus Cunha kembali menjadi sorotan setelah mantan striker Setan Merah menilai penyerang Brasil tersebut tidak ideal dimainkan sebagai ujung tombak. Meski menyukai gaya permainan Cunha, Cole menekankan bahwa perannya lebih tepat bukan sebagai nomor 9.
Cunha terpaksa mengisi peran tersebut dalam tiga pertandingan pembuka Premier League musim 2026-2027. Situasi ini muncul karena Benjamin Sesko masih harus memulai laga dari bangku cadangan seiring proses pemulihan cedera tulang kering yang dialaminya.
Pada 30 Agustus, eks Wolverhampton Wanderers itu menyumbang dua assist saat Manchester United menaklukkan Ipswich Town 5-2. Namun, performanya menurun pada laga berikutnya yang berakhir imbang 2-2 kontra Everton, sehingga Cole mempertanyakan keputusan menempatkannya sebagai penyerang tengah.
Menurut Cole, Cunha memiliki fleksibilitas tinggi di lini depan. Ia menilai pemain asal Brasil tersebut lebih cocok dimainkan dari sisi sayap atau beroperasi di belakang penyerang utama, ketimbang dijadikan ujung tombak tunggal.
Cole juga menekankan pentingnya konsistensi setelah Cunha tampil impresif pada musim sebelumnya. Tantangan utama sang penyerang bersama Manchester United adalah menjaga level performa agar tetap stabil sepanjang musim.
Di sisi lain, Cole memahami bahwa Cunha masih mencari posisi terbaiknya setelah terlambat kembali dari Piala Dunia. Berbekal kemampuan untuk mengisi berbagai peran ofensif, Cunha dinilai membutuhkan waktu untuk menemukan peran yang paling sesuai dengan skema Setan Merah.
Matheus Cunha bergabung dengan Manchester United dari Wolverhampton Wanderers pada musim panas 2025 dan langsung memberikan kontribusi positif. Pada musim pertama, pemain internasional Brasil itu mencetak 10 gol serta empat assist dari 35 penampilan.
Secara keseluruhan, ia kini telah menorehkan 10 gol dan enam assist dalam 38 pertandingan. Setelah Benjamin Sesko pulih, Cunha diperkirakan akan kembali lebih sering dimainkan dari sisi kiri.
Namun, posisinya belum sepenuhnya aman karena Marcus Rashford masih menjadi opsi di area tersebut dan diperkirakan tetap bersama Manchester United hingga Januari. Dengan dimulainya Liga Champions dan derby Manchester, Michael Carrick menghadapi keputusan penting terkait posisi Cunha.
Ia harus menentukan peran terbaik bagi pemain berusia 27 tahun itu dalam susunan lini depan untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.
