Kelompok suporter Brajamusti menyambut antusias kesempatan untuk kembali mendukung tim kesayangan secara langsung di markas lawan. Brajamusti berencana menggelar tur menggunakan bus saat PSIM bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026).
Presiden Brajamusti, R.M. Satrio Wijayanto, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan suporter Persebaya, Bonek, terkait rencana tersebut. Komunikasi juga telah dilakukan dengan panitia pelaksana (panpel) pertandingan.
“Kami sudah berkomunikasi dengan teman-teman suporter Persebaya untuk mengadakan tur resmi yang difasilitasi oleh Brajamusti melalui bus. Teman-teman Bonek sangat terbuka dan hal ini sudah dikomunikasikan dengan Panpel,” ujar Satrio kepada Bola.com, Kamis (10/9/2026).
“Pihak Persebaya sudah menerima rencana ini. Brajamusti diberi kuota 1.500 orang oleh Panpel Persebaya. Pendaftaran kami buka sampai mungkin hari Jumat atau Sabtu, dan sementara sampai detik ini sudah penuh untuk tiga bus,” ungkapnya.
Kembalinya suporter ke tribun tim lawan menjadi momen yang disambut positif oleh Brajamusti. Hal ini dikarenakan mereka tidak diperbolehkan melakukan laga tandang (*away*) secara resmi pasca-tragedi Kanjuruhan pada 2022.
“Alhamdulillah, kami menyambut baik adanya suporter *away*. Semoga teman-teman juga bisa memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan siapa pun tanpa terkecuali,” kata Satrio.
“Karena kami sudah lama, sekitar empat tahun, tidak boleh melakukan *away* secara resmi, komunikasi dan mobilisasi sekarang terasa lebih enak dan terbuka. Tidak seperti dulu yang serba tertutup dan penuh kesulitan,” lanjutnya.
Pada partai kandang pertama PSIM musim ini, Brajamusti juga menerima kedatangan suporter Persita Tangerang. Satrio menyebut bahwa rangkaian kedatangan hingga kepulangan suporter tersebut berjalan dengan aman.
“Saat laga *home* kemarin, kami juga menerima teman-teman dari Tangerang. Dari keberangkatan hingga kepulangan, semuanya aman. Kami juga memfasilitasi teman-teman Tangerang yang ingin beristirahat di Yogyakarta. Harapan kami, silaturahmi dengan teman-teman dari luar daerah yang bisa dijangkau dapat terus terjalin,” ucapnya.
PSIM dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan tandang di Jawa Timur secara beruntun. Setelah menghadapi Persebaya, Laskar Mataram akan menantang tuan rumah, Madura United, pada 18 September 2026.
“Harapan saya, dalam dua pertandingan *away* besok, tim bisa meraih poin penuh melawan Persebaya dan Madura United. Ini bisa menjadi kado ulang tahun yang sempat tertunda. Harapannya, kita bisa mendapatkan tambahan enam poin,” harap Satrio.
“Tambahan enam poin tersebut akan membuat kita lebih semangat. Dari sisi suporter, Brajamusti sudah melakukan aksi, seperti gerakan (*movement*) pembagian bendera secara gratis untuk menambah gairah penonton di Stadion Sultan Agung.”
“Intinya, tim harus menang dan prestasinya tidak menurun. Kami dari suporter sudah berusaha mendukung PSIM tanpa terkecuali. Harapannya, dukungan ini bisa membakar semangat tim, baik di laga *home* maupun *away*, agar lebih berprestasi dari musim kemarin. Mungkin targetnya bisa meraih tiga kemenangan besar,” pungkasnya.
