Alonso menempatkan Joao Pedro di jajaran penyerang top dan menyebut performanya mengingatkan pada start impresif bersama pada musim 2026/2027. Penyerang berusia 24 tahun itu juga baru saja dianugerahi gelar Pemain Terbaik Bulan Agustus.
Joao Pedro telah mencetak dua gol dalam tiga pertandingan Liga Inggris musim ini. Hanya Erling Haaland, Alexander Isak, dan Bruno Fernandes yang memiliki jumlah gol lebih banyak, dengan masing-masing tiga gol.
Konsistensi sang penyerang tercermin dari angka 1,87 non-penalty expected goals (xG), yang merupakan angka tertinggi di Chelsea sekaligus terbaik kelima di Liga Inggris. Ia juga telah menyumbangkan dua assist, yang berkontribusi pada raihan enam poin The Blues dari tiga pertandingan.
Alonso tidak ragu menempatkan Joao Pedro di jajaran penyerang terbaik Liga Inggris. Ia menilai performa sang pemain tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan kematangannya.
Penyerang Chelsea tersebut membawa target besar untuk menjalani musim yang produktif. Alonso melihat ambisi itu selaras dengan kontribusi yang sudah diberikan sejak pekan-pekan awal. “Saya akan mengatakan iya. Jika Anda menghitung berapa banyak penyerang top yang kami miliki di Liga Inggris, saya yakin Joao ada di sana. Jadi, saya akan menilainya seperti itu. Dia tampil luar biasa, bukan hanya dalam hal sepak bola, tetapi juga dari sisi kepribadian, kematangan, dan keinginannya,” kata Alonso.
“Dia memiliki target yang sangat kuat tahun ini, yaitu menjalani musim yang hebat, mencetak banyak gol, dan menjadi kandidat bukan hanya untuk penghargaan bulan ini, tetapi juga untuk beberapa bulan berikutnya. Saya tidak terkejut, tetapi saya benar-benar senang dengan pemain seperti Joao yang kami miliki di sini,” lanjutnya.
Pujian Alonso tidak berhenti pada perbandingan dengan Haaland. Mantan pemain Real Madrid itu juga melihat sejumlah karakteristik Joao Pedro yang mengingatkannya pada Karim Benzema.
Menurut Alonso, kapasitas Joao Pedro membuatnya tampil komplet: efektif di kotak penalti, mampu bergerak lebih jauh dari area tersebut, hingga nyaman saat melebar. “Dalam banyak hal, dia mengingatkan saya pada Benzema karena dia bagus di dalam kotak penalti, bagus di luar kotak penalti, bagus ketika bergerak ke sisi kiri, dan bagus dengan sundulan. Dia sangat komplet dan cerdas,” ujar Alonso.
“Dia masih muda dan masih memiliki hal-hal yang perlu dikembangkan. Namun, dia memiliki begitu banyak kualitas yang benar-benar luar biasa,” tegasnya.
Chelsea akan menghadapi Hull City pada Sabtu mendatang dalam lanjutan Liga Inggris. The Blues tidak pernah kalah dalam 10 pertemuan terakhir melawan Hull di kompetisi tersebut. Dari 10 pertandingan itu, Chelsea meraih delapan kemenangan dan dua hasil imbang.
Hull City menjadi salah satu lawan yang belum pernah mengalahkan Chelsea di Liga Inggris. Meski unggul dalam rekor pertemuan, Chelsea memiliki pekerjaan rumah saat menjamu tim promosi tersebut.
Mereka belum memenangkan empat pertandingan kandang terakhir melawan tim yang baru promosi, dengan catatan tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Chelsea hanya sekali dalam sejarah liga mereka melewati lima pertandingan kandang tanpa kemenangan melawan tim promosi, sebuah rentetan yang terjadi pada periode April 1947 hingga September 1948.
