Kemenangan dramatis Persija Jakarta atas Persib Bandung dengan skor 2-1 di SUGBK Jakarta pada Sabtu (12-9-2026) disaksikan oleh lebih dari 58 ribu The Jakmania. Aura persaingan laga klasik antara dua kekuatan sepak bola Indonesia tersebut menjadi alasan utama puluhan ribu suporter rela hadir di stadion.
Faktor lain yang disinyalir memicu antusiasme adalah kehadiran sosok Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija. Apalagi sejak 2019, Persija tidak bisa menggelar partai kandang di Jakarta ketika bertemu Maung Bandung, sehingga big match musim ini menjadi obat kerinduan bagi publik ibu kota untuk datang ke SUGBK.
Selain itu, selama tiga tahun terakhir, Persija belum mampu mengalahkan Persib. Kebijakan PSSI dan ILeague, selaku operator kompetisi kasta tertinggi tanah air, yang menghapus larangan suporter tamu datang ke kandang lawan juga memberikan dampak besar.
Situasi ini menarik perhatian Gusnul Yakin, pengamat sepak bola nasional. “Kompetisi musim ini akan makin meriah dan semarak karena suporter tamu boleh mendukung timnya di luar kandang. Meski kebijakan ini masih terbatas untuk kelompok suporter yang punya hubungan baik,” kata Gusnul Yakin.
Gusnul Yakin menambahkan, jika mengamati permainan Rizki Ridho dkk. yang ciamik serta eksistensi Shin Tae-yong di Persija, terdapat potensi kuat pertandingan yang melibatkan Persija akan menyedot animo besar penonton, baik saat laga kandang maupun tandang.
“Pertandingan kandang Persija musim ini pasti akan selalu ditunggu dan dipenuhi Jakmania. Jumlah penonton bisa lebih besar lagi jika suporter tamu yang harmonis dengan Jakmania datang ke Jakarta,” ucapnya.
Menurut pengamat sepak bola senior asal Malang itu, Shin Tae-yong akan memberikan efek luar biasa, khususnya bagi Persija dan BRI Super League secara umum. Sebagai mantan pelatih Timnas Indonesia yang dicintai publik, banyak orang masih menaruh respek kepada sosok pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Saat Persija melakoni laga tandang, baik suporter tim tuan rumah maupun penonton umum akan datang ke stadion tempat pertandingan digelar. “Diakui atau tidak, publik sepak bola Indonesia masih cinta Shin Tae-yong. Jika dulu publik hanya bisa melihat Shin Tae-yong dengan dekat di kota tempat Timnas Indonesia bermain, kali ini publik seluruh Indonesia bisa bertemu langsung di kota yang memiliki klub Super League,” ujar Gusnul Yakin.
“Misalnya, Arema FC menjamu Persija. Saya yakin Aremania atau penonton dari kota dekat Malang akan datang ke Stadion Kanjuruhan,” ujar Gusnul Yakin.
