Dari Cedera ke Gol Penentu Kemenangan Persebaya, Alex Martins Kembali dengan Cara Istimewa

Alex Martins tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai menjadi penentu kemenangan Persebaya atas PSIM Yogyakarta pada pekan kedua musim 2026/27. Laga yang berlangsung di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13-9-2026), menyajikan drama yang mendebarkan bagi pendukung tuan rumah.

Meskipun PSIM harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua, mereka justru tampil solid dengan melancarkan sejumlah serangan ke pertahanan Laskar Mataram. Namun, Cahya Supriadi menampilkan salah satu performa terbaiknya dalam pertandingan tersebut dengan menetralkan seluruh ancaman lawan secara sempurna.

Dalam situasi deadlock tersebut, Alex Martins tiba-tiba muncul untuk memecah kebuntuan. Ia berhasil menuntaskan umpan silang Jefferson dengan tandukan tajam ke gawang PSIM. Meski sang tamu langsung melakukan empat pergantian pemain sekaligus untuk merespons situasi, Persebaya tetap mampu menjaga keunggulan untuk meraih kemenangan perdana musim ini.

Selepas laga, penyerang asal Brasil itu mengabarkan kondisi terbarunya kepada awak media. Alex sudah satu bulan tidak tampil di pertandingan akibat cedera bahu yang cukup serius selama turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Cedera tersebut tidak sekadar membuatnya menepi, melainkan juga mengharuskannya menjalani operasi.

Melewatkan sejumlah momen penting, termasuk perayaan gelar juara pramusim, membuatnya bertekad untuk sembuh lebih cepat. Penantian tersebut akhirnya terbayar lunas dengan gol kemenangan ke gawang PSIM. “Ini adalah sesuatu yang selalu saya usahakan untuk membaik setiap harinya. Jadi, saya sangat senang bisa berada di lapangan, bisa bermain tanpa rasa sakit dan tanpa ketidaknyamanan apa pun,” ungkapnya.

Walau sudah menjalani latihan bersama rekan-rekannya, tim pelatih Persebaya tidak terburu-buru memainkannya. Timing yang tepat menjadi kunci untuk mengembalikan performa terbaiknya. Insting tajam pelatih Bernardo Tavares berhasil mencium kesempatan tersebut.

Alex yang dimasukkan pada babak kedua tidak hanya mengubah dinamika permainan, tetapi juga berhasil mengunci kemenangan Persebaya. “Mengenai gol tersebut, saya sangat senang bisa mencetak gol dan membantu rekan setim saya serta tim ini. Jadi, ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, dan saya hanya bisa bersyukur kepada Tuhan atas segalanya,” ujar Alex.

Ketika disinggung mengenai peluang untuk bersaing memperebutkan gelar top scorer, Alex menanggapinya dengan sangat bijak. Menurutnya, ambisi individu tidak boleh melebihi target tim. “Itu bukanlah sesuatu yang saya cari secara obsesif. Tapi, jika itu sudah jalannya, Tuhan yang akan memberkatinya. Itu adalah sesuatu yang saya kerjakan, tetapi tidak terlalu terfokus pada hal itu,” jelas Alex.

Bagi Alex, keberhasilan Persebaya meraih kemenangan dan tampil konsisten di jalur positif jauh lebih bernilai. Penghargaan Sepatu Emas hanyalah bonus dalam karier sepak bolanya. “Fokus utama saya selalu adalah untuk membantu tim dan mencetak gol. Jadi, itu adalah sesuatu yang akan terjadi secara alami jika memang sudah waktunya,” ucap pemain berusia 33 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *