Timnas Indonesia Naik Level Bersama John Herdman, Luciano Leandro: Tantangan Sesungguhnya saat Piala Asia 2027

Timnas Indonesia sukses mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda memastikan gelar juara tersebut setelah menekuk Thailand 4-2 lewat drama adu penalti di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB.

Prestasi ini berhasil mengakhiri penantian selama 35 tahun. Terakhir kali, Timnas Indonesia merengkuh gelar turnamen resmi di level senior ketika menjadi juara SEA Games 1991.

Namun, pencapaian tersebut bukanlah akhir dari perjalanan bagi skuad Garuda. Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, melihat masih ada tantangan lebih besar yang harus dihadapi Timnas Indonesia usai keberhasilan itu. Konsistensi di level Asia menjadi pekerjaan rumah utama bagi tim asuhan John Herdman.

“Saya melihat John Herdman membawa perubahan yang cukup jelas, terutama dari sisi organisasi permainan dan mentalitas tim,” ujar Luciano, Rabu (7/10/2026).

John Herdman dinilai berhasil membangun fondasi permainan yang tidak hanya bergantung pada kemampuan individu. Hal ini menjadi salah satu modal penting bagi skuad Garuda untuk terus berkembang.

“Taktiknya menunjukkan Herdman tidak hanya mengandalkan kualitas individu. Dia mencoba membuat Indonesia bermain lebih terstruktur, baik ketika membangun serangan maupun ketika kehilangan bola,” ujarnya.

Kesuksesan di ASEAN Cup seharusnya menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan yang lebih tinggi. Apalagi, Timnas Indonesia akan tampil di Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab Saudi pada awal tahun depan.

“Ada keberanian untuk menekan lawan, tetapi juga keseimbangan dalam menjaga pertahanan. Yang paling saya suka adalah Herdman mampu membuat para pemain percaya kepada sistem,” ujar Luciano Leandro.

“Ketika sebuah tim percaya kepada pelatih dan memahami tugasnya, kualitas permainan akan berkembang,” lanjutnya.

Luciano menilai keberhasilan di ASEAN Cup membawa konsekuensi berupa meningkatnya ekspektasi terhadap Timnas Indonesia. Tim Garuda kini dituntut untuk terus mempertahankan standar permainan mereka.

“Namun, menurut saya pekerjaan Herdman belum selesai. Menjadi juara ASEAN adalah pencapaian besar, tetapi tantangan berikutnya adalah membuat Indonesia konsisten di level Asia. Setelah ini, ekspektasi masyarakat pasti akan semakin tinggi,” ucapnya.

“Bagi saya, inilah pesan terbesar dari pertandingan kemarin: Timnas Indonesia akhirnya tidak hanya datang ke final untuk bersaing, tetapi datang dengan mental menjadi juara,” pungkas Luciano.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *