Pelatih Milos Joksic menyatakan bahwa skuadnya berada dalam kondisi terbaik dan memiliki motivasi tinggi menjelang bentrok melawan Arema FC pada Sabtu (17/10/2026) sore pukul 15.30 WIB. Duel pekan kelima ini merupakan momen yang tepat bagi Garudayaksa FC untuk meraih kemenangan perdana. Pertandingan melawan Singo Edan tersebut akan diselenggarakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.
Ini merupakan pertandingan kandang kedua dalam empat laga yang telah dilakoni tim berjuluk Spirit of Garuda. Pada laga kandang sebelumnya, Garudayaksa FC gagal mengamankan tiga poin setelah takluk dua gol tanpa balas dari Persik Kediri.
Kemenangan atas Arema FC sangat krusial bagi Garudayaksa FC untuk merangkak naik dari posisi ke-15 klasemen sementara dengan torehan dua poin. Selain itu, hasil positif ini diharapkan dapat menyudahi penantian kemenangan Garudayaksa FC di kasta tertinggi Indonesia musim ini, setelah sebelumnya mencatat dua kekalahan dan dua hasil imbang.
Mengalahkan Arema FC tentu bukan perkara mudah, mengingat tim tamu saat ini bertengger di posisi ke-10 dengan koleksi enam poin hasil dari satu kali kemenangan dan tiga kali hasil seri. Meski demikian, sengitnya duel tersebut tidak menyurutkan semangat anak asuh Milos Joksic. Sebaliknya, tuan rumah merasa optimistis dapat menundukkan Arema FC.
“Arema FC adalah tim yang sangat kuat. Kami tahu apa yang mereka perjuangkan. Kami telah mempersiapkan segalanya minggu ini dan tim saya bekerja sangat keras. Saya harap kami bisa bermain sedikit lebih baik dan menciptakan banyak peluang untuk memenangkan pertandingan,” kata Milos Joksic.
“Ini sangat penting bagi kami karena kami terus berkembang sebagai tim dan sebagai pemain. Keyakinan saya adalah kami akan memainkan pertandingan yang bagus dan saya harap kami mendapatkan hasil yang baik,” imbuh juru taktik asal Serbia tersebut.
Kendati belum pernah merasakan manisnya kemenangan, Milos Joksic memastikan anak asuhnya tetap percaya diri menyambut Singo Edan.
“Kepercayaan diri para pemain masih dalam kondisi baik. Kepercayaan diri harus dibangun. Saya percaya pada mereka, mereka harus saling percaya, dan mereka harus percaya pada tim,” pungkas mantan pelatih Muangthong United dan Uthai Thani, Thailand tersebut.
