Final Regional Surabaya menyajikan duel panas antara Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) di sektor putra. UNESA berhasil keluar sebagai kampiun di sektor putra, sementara UM menjadi yang terbaik di sektor putri.
Dalam partai final sektor putra yang digelar di GOR Pertamina ITS pada Selasa (20/10/2026), UNESA menang 2-0 atas UM. Sementara itu, di sektor putri, tim UM menjadi juara setelah memuncaki klasemen dengan koleksi 16 poin.
Pencapaian UM tersebut tidak terkejar oleh UNESA yang finis dengan 13 poin, setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas Universitas Brawijaya pada hari terakhir penyelenggaraan regional Surabaya.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya berjalan sangat seru. Menurutnya, regional Surabaya yang melibatkan 10 tim putra dan 4 tim putri dari 11 perguruan tinggi ini memperlihatkan perkembangan signifikan dalam menyemai bibit di arena futsal.
“Kalau melihat kembali ke season zero tahun lalu, ada banyak tim futsal Jawa Timur yang sudah berkembang dari aspek kemampuan. Mereka merekrut pemain dengan lebih detail,” ujar Ryan Gozali dalam rilis yang diterima Bola.com, Selasa (20/10/2026).
“Seperti yang saya katakan, hal yang baik itu butuh waktu dan proses. Saya percaya kampus-kampus akan terus berbenah dalam merekrut pemain yang lebih baik dan menciptakan iklim yang makin kompetitif,” lanjutnya.
Pada laga final putra, UNESA memang berhasil mengalahkan UM dengan skor 2-0. Namun, duel kedua tim tersebut berlangsung ketat dan memiliki tensi tinggi sejak awal pertandingan.
Wasit mengeluarkan lima kartu kuning dalam pertandingan itu, yang terdiri dari tiga kartu untuk UNESA dan dua kartu untuk UM. Meski demikian, UNESA tampil lebih cermat dalam memanfaatkan kelengahan UM pada awal laga.
Ramzi Faiz Setiawan membuka keunggulan UNESA saat laga baru berjalan delapan menit. Hanya berselang satu menit, Ahmad Arifinto menggandakan keunggulan UNESA menjadi 2-0.
Tak ada tambahan gol hingga akhir pertandingan, sehingga skuad asuhan Achmad Rizky Widianto berhasil memastikan posisi di podium tertinggi sebagai kampiun Campus League 2026 – Futsal Regional Surabaya.
“Kami memang sudah menyiapkan strategi untuk tampil agresif di awal guna mencari gol. Bersyukur sekali kami bisa mendapatkan dua gol di babak pertama. Setelah itu, kami lebih ke menikmati permainan,” ucap Achmad.
Setelah memastikan gelar di level regional, Achmad meminta para pemainnya untuk tidak terlalu larut dalam euforia kemenangan. Misi mereka menuju panggung tertinggi belum sepenuhnya usai karena masih ada putaran The Nationals yang mempertemukan mereka dengan lawan-lawan tangguh dari regional lain.
Hal tersebut direspons oleh kapten tim, Kalley Rayo, yang menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi pelecut semangatnya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Euforia secukupnya, selebihnya fokus ke The Nationals karena itu target kami sejak awal,” ujar Kalley. “Kami senang tampil di Campus League. Ini wadah bagi kami untuk melanjutkan karier di liga profesional.”
“Kami juga mendapat eksposur dari berbagai media sehingga bisa dipandang di daerah lain. Kami bahagia, Campus League memang bagus,” lanjut sang kapten.
Selain gelar tim, Campus League 2026 – Futsal Regional Surabaya juga memberikan apresiasi individu. Dari sektor putri, Andini Angelina Putri (UNESA) sukses menjadi yang paling produktif dengan koleksi 14 gol.
Sementara itu, dari sektor putra, Ahmad Ruziq Ababilah (UM) dan Viqo Rizkillahi Ramadhan (Universitas Dinamika Surabaya) berbagi trofi sepatu emas setelah masing-masing mengoleksi 7 gol.
Campus League 2026 didukung oleh banyak pihak, salah satunya Bayan Peduli. Mereka percaya turnamen ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menggali potensi, meraih prestasi, membangun karakter positif, sekaligus menanamkan jiwa sportivitas melalui olahraga.
“Melalui Campus League, kami berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara kompetitif, tetapi juga memiliki semangat sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan. Olahraga menjadi ruang positif bagi anak muda untuk bertumbuh, membangun kepercayaan diri, serta menciptakan dampak baik bagi lingkungan sekitar,” ujar perwakilan Bayan Peduli, Merlin.
Sejalan dengan visi Berkarya Nyata, Bangun Bangsa, Bayan Group optimistis bahwa masa depan bangsa dibangun melalui investasi pada manusia. Dukungan untuk Campus League menjadi bagian dari komitmen Bayan Peduli dalam menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengasah potensi, membangun karakter, dan mengejar prestasi melalui kompetisi.
“Kami harap Campus League turut melahirkan talenta-talenta muda yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Merlin.
Dukungan untuk Campus League juga datang dari Polytron. General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, berharap dengan adanya ekosistem olahraga kampus, generasi penerus memiliki kemampuan akademik yang baik serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk di lini olahraga.
“Melalui Campus League, kami mendorong generasi muda tetap aktif, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Diantika.
“Sebagai perusahaan elektronik yang terus berinovasi bersama anak bangsa, Polytron berharap tumbuhnya ekosistem olahraga di kampus turut mencetak generasi penerus yang unggul secara akademik, tangkas, dan siap menghadapi perkembangan zaman,” lanjutnya.
Setelah Surabaya, Campus League 2026 Futsal akan menyapa Yogyakarta pada 20 hingga 27 Oktober 2026. Campus League 2026 Futsal Regional Yogyakarta akan digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII, melibatkan 16 tim putra dan 7 tim putri dari berbagai kampus di Kota Pelajar dan sekitarnya.
Rangkaian Campus League 2026 Futsal akan mencapai puncaknya pada fase The Nationals yang akan diselenggarakan di Yogyakarta mulai 25 November sampai 2 Desember 2026.
