BRI Super League: Dua Laga Tandang dalam Waktu Singkat, PSIM Punya Misi Penting di Bali

Laskar Mataram tidak memiliki banyak waktu untuk berbenah setelah menelan kekalahan dari Bhayangkara FC. Saat ini, mereka mengalihkan fokus ke laga pekan ketujuh musim 2026/2027.

Caretaker pelatih PSIM, Guntur Cahyo Utomo, mengatakan timnya akan lebih dulu memastikan kondisi fisik pemain tetap terjaga. Hal ini krusial karena mereka harus kembali bertanding dalam waktu yang sangat singkat.

“Pertandingan berikutnya adalah hari Sabtu, jadi kami punya waktu yang sangat singkat. Hal pertama yang akan kami lakukan adalah memastikan kondisi fisik para pemain,” ujar Guntur.

PSIM baru saja kalah 0-1 dari Bhayangkara FC pada pekan keenam di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam WIB. Setelah itu, mereka langsung bertolak ke Bali untuk menghadapi Isenmulang FC.

Skuad Laskar Mataram dijadwalkan menantang tuan rumah sekaligus tim promosi, Isenmulang FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (24/10/2026) pukul 15.30 WIB.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, Guntur ingin memaksimalkan sesi latihan yang tersedia. Ia menyadari masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu ditingkatkan.

“Tentu saja kami akan bekerja lebih keras dalam beberapa sesi latihan singkat yang kami miliki. Ada hal-hal yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan,” katanya.

PSIM sangat membutuhkan hasil positif untuk keluar dari situasi sulit. Hingga pekan keenam, mereka belum meraih kemenangan dan mencatatkan lima kekalahan beruntun serta satu kali imbang.

Hasil tersebut membuat Franco Ramos dkk. terpuruk di zona degradasi. Tim Naga Jawa menempati peringkat ke-17 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi satu poin.

Meski berada di bawah tekanan, Guntur meminta para pemain untuk tetap menjaga komitmen dan tidak menyerah. Ia menegaskan bahwa perjuangan PSIM musim ini masih jauh dari kata selesai.

“Namun yang pasti, modal utama kami adalah menjaga komitmen bahwa perjuangan belum selesai. Secepat mungkin kami harus meraih poin,” ucap pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Guntur juga optimistis Laskar Mataram bisa segera mengakhiri tren negatif. Ia meminta seluruh elemen tim untuk terus bekerja keras dan percaya pada proses yang sedang dijalani.

“Kemenangan itu pasti akan datang, kami hanya perlu bekerja keras dan mempercayai prosesnya,” tutup mantan Direktur Akademi PSS Sleman tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *