Kebahagiaan sang kapten terasa semakin lengkap setelah berhasil mempersembahkan gelar juara. Ia membantu skuad Garuda mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 (2-2) pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB.
Peran terbesar Kevin Diks dalam laga sengit tersebut adalah membuka rekening gol Timnas Indonesia di babak adu penalti. Ia sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor pertama untuk menaklukkan kiper Thailand, Saranon Anuin.
Ada hal menarik di balik keberhasilan Timnas Indonesia memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Tepat pada hari ini, Selasa (6/10/2026), Kevin Diks merayakan ulang tahunnya yang ke-30.
Selain penuh suka cita membantu Timnas Indonesia menggondol trofi prestisius pertama di level senior dalam 35 tahun terakhir, Kevin Diks juga merayakan bertambahnya usia.
“Setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup edisi perdana kemarin, hari ini dia merayakan ulang tahunnya yang ke-30! Selamat ulang tahun dan semoga sukses selalu, Kevin!” demikian ucapan dari klubnya, Borussia Monchengladbach.
Kevin Diks tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan membawa harapan besar. Ia menjadi pemimpin skuad Garuda dalam turnamen ini, menggantikan peran Jay Idzes.
Timnas Indonesia tidak dapat diperkuat il capitano Jay Idzes karena cedera panjang. Akhirnya, Kevin Diks harus mengambil peran tersebut dan didapuk sebagai kapten oleh pelatih John Herdman.
Di sepanjang turnamen, Diks tidak pernah absen atau melewatkan satu menit pun dalam permainan. Mantan pemain FC Copenhagen itu selalu bermain penuh selama 90 menit saat melawan Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Puncaknya, ia bermain penuh selama 120 menit plus babak adu penalti saat mengalahkan Thailand tadi malam. Sepanjang turnamen, Diks mencatat satu gol saat melawan Bangladesh dalam kemenangan telak 9-2.
Setelah ajang FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir, Kevin Diks bergegas meninggalkan Indonesia untuk terbang kembali ke Jerman. Ia harus kembali memperkuat klubnya, Borussia Monchengladbach, dalam persaingan Bundesliga 2026/2027.
Saat ini, Monchengladbach masih tertatih-tatih di posisi juru kunci setelah empat pertandingan. Selanjutnya, ia harus membantu Die Fohlen mencuri poin di markas FC Koln, Minggu (11/10/2026) malam.
Gelar juara bersama Timnas Indonesia menjadi bekal bagi Kevin Diks untuk memacu motivasinya. “Sebuah momen yang sangat berarti bagi kita semua. Mencetak sejarah dan memenangkan trofi ini untuk Indonesia adalah pencapaian yang sangat membanggakan,” tulis Kevin Diks dalam unggahan terbarunya di Instagram.
“Bangga terhadap tim ini, bangga mewakili negara ini, dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini serta mendukung kami sepanjang prosesnya.”
“Kami akan menikmati momen ini, namun kami sadar bahwa ini hanyalah permulaan. Sebuah pencapaian istimewa yang menjadi landasan untuk langkah selanjutnya,” tandasnya.
